Rupiah Sesi Siang Tergelincir Saat IHSG Tertahan di Zona Merah

Kamis, 20 Desember 2018 - 12:47 WIB
Rupiah Sesi Siang Tergelincir...
Rupiah Sesi Siang Tergelincir Saat IHSG Tertahan di Zona Merah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang perdagangan, Kamis (20/12/2018) masih tergelincir atau lebih rendah dari sebelumnya. Kejatuhan mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tertahan di zona merah hingga sesi I.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada pada posisi Rp14.490/USD atau menyusut dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.433/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.376 hingga Rp14.515/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp14.495/USD atau melemah dari posisi kemarin pada level Rp14.438/USD. Siang ini rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.494-Rp14.517/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini justru membaik menuju Rp14.485/USD. Posisi ini sedikit menguat dari sebelumnya berada di level Rp14.587/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp14.499/USD. Posisi ini memburuk dari sebelumnya berada di level Rp14.380/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I masih berkutat pada zona merah usai kehilangan 52,99 poin atau setara 0,86% menjadi 6.123,10. Raihan ini melanjutkan tren negatif sejak pembukaan pagi tadi pada level 6.144,94 dengan penurunan mencapai 0,50% dibandingkan kemarin 6.176,09.

Semua sektor saham dalam negeri siang ini masih berada dalam jalur negatif dengan sektor industri dasar dan keuangan menjadi sektor dengan pelemahan terdalam masing-masing sebesar 1,25% dan 1,15%. Sedangkan kenaikan tipis dicetak oleh sektor perkebunan sebesar 0,09%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,95 miliar dengan 5,68 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp110,61 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,48 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,37 triliun. Tercatat 140 saham naik, 260 turun dan 117 stagnan.

Beberapa saham yang menguat yakni PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI). Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), PT Astra International Tbk (ASII) serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
7 menit yang lalu
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
1 jam yang lalu
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
2 jam yang lalu
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
2 jam yang lalu
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
2 jam yang lalu
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
12 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved