Lebur BP Batam, Ekonom Nilai Pemerintah Keliru Alihkan ke Pemkot

Sabtu, 22 Desember 2018 - 12:09 WIB
Lebur BP Batam, Ekonom...
Lebur BP Batam, Ekonom Nilai Pemerintah Keliru Alihkan ke Pemkot
A A A
JAKARTA - Peleburan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Batam (BP Batam) menurut ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati dilakukan secara terburu-buru. Bahkan pemerintah menurutnya keliru dengan menunjuk Pemerintah kota (Pemkot) Batam dalam mengelola Kawasan Ekonomi Khusus tersebut.

Alasannya, terang dia pemerintah belum mendapatkan informasi yang pasti mengenai kondisi atau masalah yang terjadi di Batam. "Sebelum memutuskan, seharusnya mendapatkan informasi komprehensif mengenai kondisi masalah sebenarnya di Batam. Pemerintah dinilai terburu-buru dan keliru memutuskan Pemkot Batam sebagai pemegang pengelolaan Kawasan Ekonomi Batam," ujar Enny dalam talkshow Polemik Trijaya bertajuk 'Batam, Mau Diapain?' di Jakarta, Sabtu (22/12/2018).

Terang dia menambahkan, keputusan pengalihan pengelolaan BP Batam bertujuan untuk segara mengakhiri persoalan dualisme kelembagaan. Sedangkan pemerintah belum mendapatkan gambaran yang baik dan utuh tentang asal muasal penyebab penurunan kinerja industri dari BP Batam

"Pemerintah belum dapat gambaran untuk Free trade zone (FTZ) dari sisi industri dan perdagangan serta pelemahan kewenangan otoritas FTZ. Karena pemerintah hanya ingin segera mengakhiri persoalan dualisme kelembagaan," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidiq menyebutkan ketidakpuasan dari pihak pemerintah daerah terhadap kewenangan yang dimiliki oleh BP Batam sehingga terjadi gesekan antara BP Batam dan Walikota Batam.

"Sebagai mitra koalisi, kami mengingatkan pemerintah untuk tidak melanggar undang-undang. Sebaiknya pemerintah duduk bersama dengan DPR RI mengevaluasi semua permasalahan terkait Batam sehingga semua keputusan yang diambil tidak menabrak undang-undang," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menko Airlangga: KEK...
Menko Airlangga: KEK Batam Dapat Menjadi Contoh dan Membuat Indonesia Setara dengan Negara Maju
Jaring Investasi Asing...
Jaring Investasi Asing Lewat Dua KEK Baru di Batam
Bupati Barru: 3.000...
Bupati Barru: 3.000 Hektare Lahan Dibebaskan untuk KEK Pelabuhan Garongkong
Bersiap, Pelabuhan Terbesar...
Bersiap, Pelabuhan Terbesar di Indonesia Beroperasi November 2020
Tim Dewan Nasional KEK...
Tim Dewan Nasional KEK Pantau Fasilitas Keimigrasian di Batam
KEK Industropolis Batang...
KEK Industropolis Batang Dorong Kemitraan Strategis Indonesia–Jepang Percepat Investasi High-Tech
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
1 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
2 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
3 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
4 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
4 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved