Pelni Siapkan Kapal Angkut Bantuan Korban Tsunami Selat Sunda

Rabu, 26 Desember 2018 - 09:54 WIB
Pelni Siapkan Kapal...
Pelni Siapkan Kapal Angkut Bantuan Korban Tsunami Selat Sunda
A A A
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni mendapat penugasan dari Kementerian Perhubungan untuk menyelenggarakan angkutan bantuan kemanusiaan bagi korban tsunami Selat Sunda dengan KM Sabuk Nusantara 66.

Kapal angku tersebut berangkat sejak Selasa (25/12) pukul 21.00 WIB dari Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta menuju Pulau Sebesi.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Ridwan Mandaliko mengatakan, warga Jabodetabek dan sekitarnya, BUMN, instansi pemerintah serta berbagai perkumpulan dapat memanfaatkan KM. Sabuk Nusantara 66 untuk mengirimkan bantuan dari Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta. Kapal memuat bantuan di Pelabuhan Sunda Kelapa.

"KM Sabuk Nusantara 66 mendapat amanah khusus untuk mengangkut bantuan bagi korban tsunami Selat Sunda," terang Ridwan dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (26/12/2018).

Peristiwa bencana tsunami yang terjadi di perairan Selat Sunda pada Minggu (23/12) telah menimbulkan kerusakan dan kerugian bagi masyarakat disekitar Tanjung Lesung, Banten, dan Lampung Selatan. Peristiwa tersebut juga menimbulkan banyak korban jiwa.

Sebagai bentuk dukungan kepada korban bencana, Pelni menyalurkan berbagai jenis bantuan berupa sembako, selimut, dan kebutuhan sandang lainnya kepada Krakatau Steel sebagai koordinator penyaluran bantuan BUMN bagi korban bencana tsunami di wiliayah Provinsi Banten.

Pelni, instansi pemerintah, dan BUMN lainnya ikut berpartisipasi dalam menyalurkan bantuan. Hal ini, kata Ridwan, membuktikan bahwa BUMN senantiasa berada di garis depan dalam keadaan darurat.

Sebagai informasi, KM Sabuk Nusantara 66 adalah kapal Perintis negara yang dioperasikan Pelni dengan trayek Sunda Kelapa-Untung jawa-Tidung-Pramuka-Pulau Kelapa-Sebira PP.

Ridwan melanjutkan penyediaan angkutan bantuan kemanusiaan ini sebagai wujud "BUMN Hadir Untuk Negeri" dan kepedulian Pelni sebagai BUMN transportasi laut yang dapat mengantarkan bantuan kemanusiaan dalam kondisi darurat. Hal ini sesuai penugasan dari Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan.

"Untuk pengiriman bantuan kemanusiaan saat ini hanya berlaku dari Pelabuhan Sunda Kelapa dengan KM Sabuk Nusantara 66 tanggal 25 Desember 2018 saja. Selain tanggal tersebut, apabila memang kami mendapatkan penugasan kembali, maka dengan senang hati akan laksanakan," tegas Ridwan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BMKG Ungkap Sudah 10...
BMKG Ungkap Sudah 10 Kali Tsunami Terjadi di Selat Sunda
IPC Tangkap Peluang...
IPC Tangkap Peluang Peningkatan Lalu Lintas Kapal di Selat Sunda
Hasil Pemodelan BMKG,...
Hasil Pemodelan BMKG, Tsunami di Selat Sunda Akibat Gempa Magnitudo 8,7 Bisa Sampai Jakarta
4 Tsunami Dahsyat yang...
4 Tsunami Dahsyat yang Pernah Menghantam Daratan Indonesia
Sejarah Gempa dan Tsunami...
Sejarah Gempa dan Tsunami di Selat Sunda, 1903 Paling Dahsyat
Ancaman Megathrust dan...
Ancaman Megathrust dan Tsunami Selat Sunda hingga Jakarta, BPBD Mitigasi Bencana
Berita Terkini
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
13 menit yang lalu
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
24 menit yang lalu
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
37 menit yang lalu
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
1 jam yang lalu
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
1 jam yang lalu
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
1 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved