Sri Mulyani Paparkan Alasan Indonesia Makin Dilirik Investor Asing

Selasa, 08 Januari 2019 - 17:40 WIB
Sri Mulyani Paparkan...
Sri Mulyani Paparkan Alasan Indonesia Makin Dilirik Investor Asing
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan Indonesia kini dipandang sebagai negara berkembang yang memiliki reputasi baik di tengah ketidakpastian ekonomi global. Oleh karenanya, Ia mengklaim Indonesia dianggap menarik bagi investor asing.

"Kita tutup 2018 dengan pertumbuhan yang baik, inflasi rendah, ekonomi tetap robust. Indonesia dilihat sebagai negara emerging yang besar, growthnya tinggi, stabilitas baik, pihak monetery dan fiskal bekerja sama dengan baik secara pragmatis dan fleksibel. Untuk dunia internasional, itu sesuatu yang impresif," ujar Sri Mulyani di hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Di acara yang bertemakan "Meningkatkan Daya Saing untuk mendorong Ekspor" tersebut, Menkeu juga menuturkan salah satu faktor lain yang mendorong pengembangan ekspor yakni mulai terselesaikannya beberapa proyek infrastruktur yang digarap masif oleh pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

"Sudah terbangunnya infrastruktur utamanya di Jawa, maka perbedaan antara Jakarta dan sekitarnya dengan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Timur tidak terlalu besar sehingga opsi para investor menjadi semakin banyak," ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menerangkan Kemenkeu akan terus menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen fiskal dengan aktif, mendengarkan masukan, membuat analisa dan kajian agar mampu membuat kebijakan yang tepat.

"Kami di Kemenkeu yang menjadi penjaga kebijakan fiskal akan coba terus melihat masa depan. Tetapi tetap sambil mengelola masa kini agar Indonesia terus dilihat sebagai negara yang memiliki reputasi baik," tutup Menkeu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
RI Kebanjiran Investasi...
RI Kebanjiran Investasi Asing Pasca WEF 2023
Pabrik Perusahaan Tiongkok...
Pabrik Perusahaan Tiongkok Pindah ke Asia Tenggara, RI Harus Permudah Regulasi Investasi
China Jadi Investor...
China Jadi Investor Terbesar RI, Orang Ini Ketakutan
Pulihkan Ekonomi Saat...
Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi, Pemerintah Berbenah Sambut Investor Baru
Investasi Rp1.434 Triliun...
Investasi Rp1.434 Triliun Masuk ke RI di 9 Bulan Pertama 2025, Serap 1,9 Juta Tenaga Kerja
Tokcer, Realisasi Investasi...
Tokcer, Realisasi Investasi RI Tembus Rp1.053 Triliun, 75,2% dari Target Jokowi
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
1 jam yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
1 jam yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
3 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
4 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
5 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved