DPR Akan Panggil Maskapai untuk Berdiskusi Penetapan Harga Bagasi

Sabtu, 12 Januari 2019 - 07:18 WIB
DPR Akan Panggil Maskapai...
DPR Akan Panggil Maskapai untuk Berdiskusi Penetapan Harga Bagasi
A A A
JAKARTA - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengatakan bahwa maskapai penerbangan yang menetapkan tarif bagasi masih menjadi maskapai dengan biaya murah. Anggota Komisi V DPR, Muhidin Mohamad Said, mengatakan meski penetapan tarif bagasi mengerek harga tiket namun belum lebih mahal dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Muhidin menerangkan, harga tiket yang mahal pada maskapai berbiaya hemat (low cost carrier/LCC) itu dikarenakan masih berlakunya harga tiket pada peak season. Dan harga bagasi pun tidak masuk dalam perhitungan harga tiket.

"Itu kan diluar harga tiket (bagasi). Tapi kalau harga aslinya sendiri masih murah. Kalau bagasinya banyak, ya ditetapkan sesuai harga. Tapi menurut saya belum semahal dari Garuda, karena mereka masih maskapai berbiaya murah," ujar Muhidin saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Dia menjelaskan bahwa maskapai berbiaya hemat itu diidentifikasikan dengan pelayanan yang dikurangi, seperti tidak ada makanan dan pelayanan esktra.

"Jadi maskapai berbiaya hemat karena pelayanannya juga tidak ada makanan. Kalau maskapai yang tidak murah, kan pelayanannya beda," tukas dia.

Meski demikian, pihaknya akan memanggil maskapai berbiaya hemat untuk mendiskusikan mengenai penetapan harga bagasi. Hal ini agar tidak meresahkan masyarakat pengguna jasa transportasi udara.

"Nanti kami panggil, kita diskusikan baik-baik dengan hasil yang tidak membuat masyarakat khawatir dan cemas," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
DPR Berharap Bea Cukai...
DPR Berharap Bea Cukai Tinjau Kembali Aturan Rokok Murah
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved