Naikkan Tarif Pengiriman, JNE Siap Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 16 Januari 2019 - 15:30 WIB
Naikkan Tarif Pengiriman,...
Naikkan Tarif Pengiriman, JNE Siap Tingkatkan Pelayanan
A A A
JAKARTA - Perusahaan jasa pengiriman ekspres JNE resmi menaikkan tarif pengiriman atau ongkos kirim mulai Selasa (15/1) lalu. Kenaikan tarif pengiriman tersebut dilakukan sehubungan dengan kenaikan tarif SMU (Surat Muatan Udara) atau biaya kargo udara sebesar rata-rata 70% yang diberlakukan oleh maskapai penerbangan.

JNE menegaskan, kenaikan tarif tersebut harus dilakukan agar perusahaan dapat terus memberikan pelayanan prima kepada seluruh pelanggannya. Langkah JNE tersebut juga dilakukan oleh lebih dari 200 perusahaan sejenis lainnya yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo).

"Langkah ini harus dilakukan untuk menyesuaikan berbagai biaya operasional yang turut meningkat seiring dengan kenaikan biaya kargo udara yang diberlakukan oleh pihak maskapai penerbangan," ungkap Presiden Direktur JNE M Feriadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/1/2019).

Penyesuaian tarif pengiriman JNE berlaku untuk service Regular, OKE dan YES dimulai tanggal 15 Januari 2019 pukul 00:01 WIB. Penyesuaian tarif tersebut berlaku untuk pengiriman paket dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) ke seluruh tujuan dalam negeri.

Sementara untuk pengiriman paket dalam kota atau antarkota dalam Jabodetabek tetap berlaku tarif normal. Besaran kenaikan tarif dari Jabodetabek, tergantung pada tujuan pengiriman paket dan jenis layanan yang digunakan dengan kenaikan rata-rata sebesar 20%.

Feriadi mengatakan, penyesuaian tarif pengiriman akan berdampak luas, sehingga kebijakan tersebut bagi JNE merupakan langkah terakhir yang semaksimal mungkin diupayakan untuk tidak terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, kata dia, JNE telah beberapa kali menaikkan tarif pengiriman atau ongkos kirim yang diberlakukan untuk pelanggan.

"Di dorong oleh berbagai faktor, baik eksternal mau pun internal, maka pada tahun 2008, ongkos kirim JNE dinaikkan sebesar 17% dan di tahun 2013 naik kembali sebesar 10-15 %. Kemudian tahun 2015 atau 3 tahun yang lalu, JNE juga menaikkan ongkos kirim sebesar 10-15%," paparnya.

Namun dengan pengembangan dan inovasi JNE di berbagai sektor, seperti jaringan, infrastruktur, strategi distribusi, dan yang lainnya, penurunan tarif pengiriman juga terjadi.

"Dalam menghadapi kondisi yang mengharuskan JNE untuk melakukan penyesuaian tarif, maka sebisa mungkin dapat diiringi juga dengan upaya menurunkan tarif pengiriman ke beberapa kota tujuan dengan menggunakan segenap kapabilitas yang dimiliki," jelas Feriadi.

Besaran penurunan ongkos kirim JNE sebesar rata-rata 17% diberlakukan untuk pengiriman dari Jabodetabek ke beberapa tujuan. Kota-kota destinasi paket tersebut adalah Tegal, Purwakarta, Cilegon, Cirebon, Semarang, Surabaya, Bandar Lampung, Madiun, Malang, Probolinggo, Jember, Kupang, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Ujungpandang, Sorong, Palembang, Batam, Mataram, Bontang, Kendari, Ternate, Ambon, Jayapura, Bengkulu, Jambi, Medan, dan Banda Aceh.

Dalam menghadapi kenaikan harga kargo udara atau tarif SMU ini, JNE bersama perusahaan anggota Asperindo lainnya, juga menjalankan beberapa langkah strategis selain melakukan penyesuaian tarif. Langkah tersebut, antara lain, memilih moda transportasi alternatif untuk paket dengan tujuan yang memungkinkan dikirimkan menggunakan selain pesawat terbang, dan menyusun rencana untuk menyediakan angkutan freighter yang dapat digunakan secara bersama-sama oleh anggota Asperindo.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Johari Zein, Pebisnis...
Johari Zein, Pebisnis Mualaf yang Sukses Besarkan JNE dan Bangun 99 Mesjid
Gandeng Ruangguru, JNE...
Gandeng Ruangguru, JNE Beri Akses PJJ ke Panti Asuhan
Tiga Dekade, JNE Antarkan...
Tiga Dekade, JNE Antarkan Kebahagiaan dari Hulu hingga Hilir
Kebal, Jasa Pengiriman...
Kebal, Jasa Pengiriman Barang Domestik Berkibar di Masa Pandemi
JNE Gratiskan Kiriman...
JNE Gratiskan Kiriman Bantuan ke Lokasi Bencana Kaltim, Sumedang, dan Mamuju
Ramadhan, JNE Siapkan...
Ramadhan, JNE Siapkan Operasional dan Berikan Banyak Promo
Berita Terkini
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
12 menit yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
42 menit yang lalu
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
1 jam yang lalu
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
2 jam yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
2 jam yang lalu
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved