Ombudsman Siap Teliti Pelanggaran di Program Sriwijaya Air Travel Pass

Minggu, 27 Januari 2019 - 20:04 WIB
Ombudsman Siap Teliti...
Ombudsman Siap Teliti Pelanggaran di Program Sriwijaya Air Travel Pass
A A A
JAKARTA - Ombudsman RI siap menindaklanjuti aduan konsumen terkait dugaan praktik maladministrasi pada Sriwijaya Air Travel Pass. Program terbang sepuasnya ini dinilai para pelanggannya tidak sesuai janji awal kepada konsumen.

Sriwijaya Air Travel Pass merupakan program terbang sepuasnya selama setahun dari maskapai Sriwijaya Air. Dengan membayar Rp12 juta per orang, konsumen dijanjikan bebas terbang ke mana saja selama setahun. Namun, sejak Oktober 2018 konsumen mulai mengalami kesulitan akses program yang diluncurkan pada Mei 2018 ini. Jumlah pelanggannya yang merasa dirugikan maskapai Sriwijaya Air mencapai ribuan orang.

Anggota Komisioner Ombudsman Dadan Suharmawijaya mengatakan, pihaknya siap mengintervensi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menjadi otoritas atas maskapai penerbangan. Apabila ada masyarakat yang merasa dirugikan oleh Sriwijaya Air dan telah melaporkan kepada Kemenhub maka pihaknya akan memeriksa pihak Kemenhub dan maskapai Sriwijaya Air.

"Apabila tidak ada tindakan dari Kemenhub untuk menyelesaikan keluhan masyarakat maka kami siap memeriksa pihak Kemenhub dan Sriwijaya Air. Kami tidak bisa mengintervensi pihak swasta kecuali ada aduan otoritas industri itu tidak bekerja benar," ujar Dadan di Jakarta, Minggu (27/1/2019).

Sebelumnya, Direktur Pembinaan Jaringan Kerja dan Antar Komisi dan Instansi KPK perwakilan Bali Sujanarko mengatakan, pihaknya siap menyelidiki korupsi di perusahaan maskapai penerbangan. Hal ini mengingat korupsi di sektor swasta sedang menjadi fokus KPK. Rencananya, aturan terkait hal ini akan ditambahkan dalam Undang-Undang Tipikor tahun ini.

Salah seorang korban program Sriwijaya Air Travel Pass adalah Haris Setia Bangsawan memprediksi jumlah pelanggan program ini berada di kisaran 6.000hingga 10.000 orang yang tergabung dalam grup sosial media. Dengan jumlah angka yang tidak sedikit tersebut dia merasa jumlah uang yang telah diterima pihak Sriwijaya tidak sedikit.

"Kami minta pertanggungjawaban Sriwijaya Air mulai melakukan berbagai cara, mulai dari menelpon pihak layanan konsumen, mengirim e-mail keluhan, petisi, hingga mendatangi langsung kantor Sriwijaya Air. Namun mereka hanya menerima keluh kesah kami dan menjawab bahwa hal ini akan disampaikan ke pihak manajemen," ujar Haris.

Dia juga menjelaskan fakta yang ada di lapangan. Untuk penerbangan yang dinyatakan habis untuk member, ternyata faktanya masih menyisakan banyak kursi kosong di dalam pesawat. Banyak penerbangan Sriwijaya yang sempat difoto dan divideokan oleh member yang telah melakukan pembelian tiket sebelum 5 Desember 2018. Foto dan video tersebut memperlihatkan kondisi kursi kosong yang banyak. Ada yang 30% kosong, bahkan ada yang 70-80% kosong.

"Sementara jika kita periksa di laman pembelian tiket untuk pelanggan, dinyatakan sold out. Tentunya kami selaku konsumen yang telah memenuhi kewajiban merasa dikhianati," ujarnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Minta Pencarian...
DPR Minta Pencarian Korban Sriwijaya Air Dimaksimalkan
DPR Minta Publik Tak...
DPR Minta Publik Tak Berspekulasi Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ-182
Besok, DPR Panggil Menhub...
Besok, DPR Panggil Menhub hingga Sriwijaya Terkait Kecelakaan SJ-182
Nahas 6 Kru NAM Air...
Nahas 6 Kru NAM Air Ikut Sriwijaya Air SJ 182, Jadwal Terbang Hari Ini
Korban Sriwijaya Air,...
Korban Sriwijaya Air, Jenazah Copilot Fadly Satrianto Dimakamkan di TPU Keputih Surabaya
Kunjungi Rumah Duka...
Kunjungi Rumah Duka Pilot Sriwijaya Air, Bupati Bogor: Ini Tetangga Saya, Saya Doakan yang Terbaik
Berita Terkini
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
12 menit yang lalu
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
1 jam yang lalu
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
1 jam yang lalu
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
1 jam yang lalu
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
3 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved