IHSG Terus Melaju, Bursa Asia Optimis Merespon Hubungan AS-China
Senin, 25 Februari 2019 - 10:42 WIB
IHSG Terus Melaju, Bursa Asia Optimis Merespon Hubungan AS-China
A
A
A
JAKARTA - Minggu keempat Februari menjadi awal pekan yang baik bagi Indeks Harga Saham Gabungan. IHSG pada perdagangan Senin (25/2/2010) dibuka rebound dengan bertambah 20,93 poin alias 0,32% ke level 6.522,31.
Laju IHSG semakin bertambah sebesar 26,46 poin atau 0,41% ke level 6.527,84, pada pukul 10.17 WIB. Pada Jumat akhir pekan lalu, IHSG ditutup merosot 36,39 poin atau 0,56% menjadi 6.501,38.
Delapan dari 10 sektor saham menguat, dengan aneka industri memimpin penguatan sebesar 0,94%, disusul infrastruktur 0,66%. Pelemahan terjadi pada perkebunan -0,16%, dan keuangan -0,12%.
Dari 529 saham yang diperdagangkan, 231 naik, 179 tetap, dan 119 menurun. Transaksi bersih saham Rp2,37 triliun dari 4,47 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing sebesar Rp67,67 miliar, dengan aksi beli asing Rp606,65 miliar berbanding aksi jual asing Rp538,97 miliar.
Sementara itu, pasar saham Asia diperdagangkan lebih tinggi ditengah optimisme kesepakatan dagang Amerika Serikat dengan China. Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan memperpanjang tenggat waktu yang sedianya 1 Maret mendatang. Meski ditunda, tetapi pembicaraan terus ke arah positif.
Melansir dari CNBC, Senin (25/2/2019), indeks saham China dibuka menguat menyusul kabar positif tersebut. Bursa Shanghai melonjak 2,32% dan Shenzhen naik 2,624%. Di Hong Kong, indeks Hang Seng naik 0,58% karena saham China Construction Bank naik lebih dari 1%.
Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,71% dan Topix naik 0,79% pada perdagangan pagi. Kospi Korea Selatan juga bertambah 0,11%, begitu pula dengan ASX 200 Australia yang lebih tinggi 0,18%.
Laju IHSG semakin bertambah sebesar 26,46 poin atau 0,41% ke level 6.527,84, pada pukul 10.17 WIB. Pada Jumat akhir pekan lalu, IHSG ditutup merosot 36,39 poin atau 0,56% menjadi 6.501,38.
Delapan dari 10 sektor saham menguat, dengan aneka industri memimpin penguatan sebesar 0,94%, disusul infrastruktur 0,66%. Pelemahan terjadi pada perkebunan -0,16%, dan keuangan -0,12%.
Dari 529 saham yang diperdagangkan, 231 naik, 179 tetap, dan 119 menurun. Transaksi bersih saham Rp2,37 triliun dari 4,47 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing sebesar Rp67,67 miliar, dengan aksi beli asing Rp606,65 miliar berbanding aksi jual asing Rp538,97 miliar.
Sementara itu, pasar saham Asia diperdagangkan lebih tinggi ditengah optimisme kesepakatan dagang Amerika Serikat dengan China. Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan memperpanjang tenggat waktu yang sedianya 1 Maret mendatang. Meski ditunda, tetapi pembicaraan terus ke arah positif.
Melansir dari CNBC, Senin (25/2/2019), indeks saham China dibuka menguat menyusul kabar positif tersebut. Bursa Shanghai melonjak 2,32% dan Shenzhen naik 2,624%. Di Hong Kong, indeks Hang Seng naik 0,58% karena saham China Construction Bank naik lebih dari 1%.
Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,71% dan Topix naik 0,79% pada perdagangan pagi. Kospi Korea Selatan juga bertambah 0,11%, begitu pula dengan ASX 200 Australia yang lebih tinggi 0,18%.
(ven)
Lihat Juga :