IHSG Dibuka Jaga Tren Positif Iringi Lompatan Bursa Saham Asia
Senin, 04 Maret 2019 - 09:55 WIB
IHSG Dibuka Jaga Tren Positif Iringi Lompatan Bursa Saham Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari pertama pekan ini dibuka menguat untuk melanjutkan tren positif sejak Jumat kemarin. Pada sesi pagi, Senin (4/3/2019) terpantau IHSG naik 20,890 poin atau 0,32% menjadi 6.520,77.
Pada perdagangan akhir pekan kemarin, bursa saham Tanah Air mencetak catatan bagus pada awal Maret 2019, dimana pada sesi perdagangan Jumat (1/3) kemarin ditutup menguat 56,54 poin atau 0,88% menjadi 6.499,88. Mayoritas indeks sektoral ditutup menguat.
Kenaikan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh peningkatan harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu H.M. Sampoerna Tbk (HMSP) dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Hingga pukul 09.22 WIB, harga saham HMSP naik 1,79% jadi Rp3.890 per unit. Adapun harga saham BBRI naik 0,52% menjadi Rp3.890 per unit.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp65 miliar dengan 192 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp8,76 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp19,63 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp10,87 miliar. Tercatat 91 saham naik, 19 saham turun dan 87 saham stagnan.
Di sisi lain pasar saham Asia bergerak maju di tengah harapan kesepakatan perdagangan AS-China. Laporan bahwa Beijing menawarkan untuk menurunkan tarif pada produk-produk tertentu asal Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari perjanjian perdagangan dengan Washington menjadi sentimen positif.
Saham-saham daratan China menguat pada awal perdagangan, dengan Komposit Shanghai naik 0,68% dan Komposit Shenzhen bertambah 1,367%. Sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong cenderung bergerak mendatar untuk mengawali pekan ini.
Indeks Nikkei Jepang justru meningkat lebih tinggi mencapai sebesar 0,75% ketika saham kelas berat indeks Fanuc melonjak 2,85% untuk mengiringi raihan positif indeks Topix yang melompat 0,45%.
Selanjutnya di Korea Selatan, indeks Kospi juga menguat 0,26% karena perusahaan utama sektor teknologi seperti Samsung Electronics mencetak kenaikan sahamnya lebih dari 0,3%. Bursa utama Australia yakni ASX 200 juga bertambah 0,6% ditopang subindeks materials yang naik lebih dari 0,5%.
Pada perdagangan akhir pekan kemarin, bursa saham Tanah Air mencetak catatan bagus pada awal Maret 2019, dimana pada sesi perdagangan Jumat (1/3) kemarin ditutup menguat 56,54 poin atau 0,88% menjadi 6.499,88. Mayoritas indeks sektoral ditutup menguat.
Kenaikan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh peningkatan harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu H.M. Sampoerna Tbk (HMSP) dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Hingga pukul 09.22 WIB, harga saham HMSP naik 1,79% jadi Rp3.890 per unit. Adapun harga saham BBRI naik 0,52% menjadi Rp3.890 per unit.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp65 miliar dengan 192 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp8,76 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp19,63 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp10,87 miliar. Tercatat 91 saham naik, 19 saham turun dan 87 saham stagnan.
Di sisi lain pasar saham Asia bergerak maju di tengah harapan kesepakatan perdagangan AS-China. Laporan bahwa Beijing menawarkan untuk menurunkan tarif pada produk-produk tertentu asal Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari perjanjian perdagangan dengan Washington menjadi sentimen positif.
Saham-saham daratan China menguat pada awal perdagangan, dengan Komposit Shanghai naik 0,68% dan Komposit Shenzhen bertambah 1,367%. Sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong cenderung bergerak mendatar untuk mengawali pekan ini.
Indeks Nikkei Jepang justru meningkat lebih tinggi mencapai sebesar 0,75% ketika saham kelas berat indeks Fanuc melonjak 2,85% untuk mengiringi raihan positif indeks Topix yang melompat 0,45%.
Selanjutnya di Korea Selatan, indeks Kospi juga menguat 0,26% karena perusahaan utama sektor teknologi seperti Samsung Electronics mencetak kenaikan sahamnya lebih dari 0,3%. Bursa utama Australia yakni ASX 200 juga bertambah 0,6% ditopang subindeks materials yang naik lebih dari 0,5%.
(akr)
Lihat Juga :