Beroperasi Akhir Maret, 6 Pejabat Negara Ini Telah Cicipi MRT Jakarta

Kamis, 07 Maret 2019 - 16:14 WIB
Beroperasi Akhir Maret,...
Beroperasi Akhir Maret, 6 Pejabat Negara Ini Telah Cicipi MRT Jakarta
A A A
JAKARTA - Moda Raya Terpadu (MRT) dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia hingga Stasiun Lebak Bulus bakal segera beroperasi pada akhir Maret mendatang. Beberapa pejabat sudah lebih dulu merasakan MRT yang bakal menjadi sarana moda transportasi modern di Jakarta.

Sementara untuk warga umum, MRT Jakarta mulai beroperasi untuk uji publik pada 12-24 Maret 2019 mendatang. Selama masa uji publik, masyarakat dapat menjajal moda transportasi massal itu secara gratis.

Selain itu, PT MRT Jakarta telah memilih penyedia jasa yang reliabel untuk membantu proses registrasi online tersebut, yaitu PT BukaLapak.com. Pemilihan ini melalui proses pengadaan barang/jasa dengan Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ) No. 028/SPPBJ-APL/PRC/MRT/III/2019 tanggal 1 Maret 2019.

Di sisi lain beberapa pejabat telah lebih dulu mencoba MRT Jakarta, yang rencananya akan mulai beroperasi penuh antara tanggal 24 Maret dan 31 Maret. Berdasarakan data yang dikumpulkan SINDOnews berikut pejabat maupun tamu luar negeri yang sudah merasakan MRT:

1. Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Jokowi bercerita usai menguji coba kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, pada akhir 2018 lalu. Presiden menggunakan kereta MRT dari Bunderan Hotel Indonesia ke Depo Lebak Bulus. Berdasarkan pantauan, Presiden beserta rombongan sampai ke Depo

Saat itu, Jokowi menggunakan rangkaian enam kereta. "Ya, kami kita bersama-sama mencoba MRT dari Bunderan HI sampe Lebak Bulus sepanjang 16 kilometer (km)," kata Presiden.

Ia bercerita sepanjang perjalanan, sangat nyaman karena tidak ada suara bising kereta. "Saat kita jalan tadi sangat nikmat, kecepatan kereta 60 km per jam dan hampir tidak ada (suara kereta)," tambah dia.

2. Wakil Presiden Jusuf Kalla

Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut merasakan MRT. Orang nomor kedua paling penting ini mengatakan beroperasinya MRT membuat masyarakat harus bisa mengubah kebiasannya. Salah satunya mengenai disiplin.

JK percaya adanya transportasi massal modern ini bisa menurunkan angka kemacetan di Jabodetabek. Apalagi ketika kereta Light Rail Transit (LRT) mulai beroperasi nanti, sebab masyarakat akan lebih mudah berpergian. "Memperpanjang MRT, memperpanjang LRT, memperpanjang busway," ucap JK.

3. Duta Besar dan Menteri Transportasi asal Jepang untuk Indonesia

PT MRT Jakarta mengajak 19 tamu VIP menikmati kereta MRT yang akan segera dioperasikan pada bulan Maret 2019. Di antara tamu VIP tersebut, ada Minister Of Land Infrastructur and Transport Japan (MLIT) atau Menteri Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Jepang Keiichi Ishii ikut merasakan MRT Jakarta untuk pertama kalinya.

Kesan pertama yang dilontarkan Ishii Keiichi yakni merasa MRT Jakarta lebih hebat dibandingkan MRT di Jepang. Pasalnya saat merasakan kereta bawah tanah ini tidak memiliki suara bising sehingga para penumpang pun tidak terganggu saat menaikinya.

4. Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam meninjau MRT dari Bundaran HI menuju Lebak Bulus. Dalam kesempatan ini, Anies mengatakan, MRT sudah terintegrasi ke Transjakarta. Ia juga menambahkan, secara geografis dengan adanya MRT memudahkan akses bagi warga untuk dapat pergi kemana saja.

"Geografis, dari mana saja bisa pergi kemana saja bisa menggunakan kendaraan umum. Karena setiap kaki berhenti bisa tersambung dengan moda transportasi berikutnya jadi yang kita lakukan itu dan targetnya di tahun 2030," jelasnya.

5. Menteri Ketenegakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri

Menaker pun ikut menikmtai sarana moda transporasti massal yang modern ini. Dia memastikan bahwa pembangunan mass rapid transit (MRT) memerlukan 10 ribuan tenaga kerja. Walaupun nantinya pada waktu selesai pekerjaannya mulai berkurang.

"Mungkin multiplier effect dari MRT itu sangat membantu penciptaan lapangan kerja dan mendukung penambahan kantong-kantong ekonomi di sekitar area yang dilalui MRT," katanya.

6. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani

Menteri Keuangan (Menkeu) meninjau proyek Moda Raya Terpadu (MRT) dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia hingga Stasiun Lebak Bulus. Menempuh perjalanan selama 30 menit, Menkeu menilai MRT dapat memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan sehingga dapat menekan efisiensi dalam menempuh perjalanan masyarakat kota Jakarta.

"Ini betul-betul akan mentransformasikan Indonesia, khususnya Jakarta akan menjadi semakin modern," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (6/3) kemarin.

Menurutnya, MRT dapat dimanfaatkan untuk hal yang lebih produktif. Pembangunan MRT juga memberikan keuntungan lain seperti misalnya, perpindahan penggunaan transportasi dari kendaraan pribadi ke transportasi publik yang dapat mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), mengurangi kemacetan, dan mengurangi polusi udara.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengenal Perbedaan antara...
Mengenal Perbedaan antara MRT, LRT dan KRL Commuter Line
Intip 11 Proyek TOD...
Intip 11 Proyek TOD MRT Jakarta, Dua Sudah Rampung
Berangkat Kerja Naik...
Berangkat Kerja Naik MRT, Anies Diminta Setiap Hari Gunakan Moda Transportasi
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Operasional MRT Jakarta...
Operasional MRT Jakarta Kembali Normal setelah Terjadi Gangguan
Tarif Rp1 MRT Berlaku...
Tarif Rp1 MRT Berlaku Hari Ini dan 19 September 2025
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
1 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
1 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
1 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved