Harga Minyak Dunia Turun Terbebani Pasokan AS dan Peringatan ECB

Jum'at, 08 Maret 2019 - 11:23 WIB
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun Terbebani Pasokan AS dan Peringatan ECB
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia jatuh pada perdagangan, Jumat (8/3/2019) setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memperingatkan kelemahan ekonomi akan terus berlanjut. Selanjutnya tekanan juga datang dari produksi dan ekspor minyak mentah Amerika Serikat (AS) mengejar rekor baru, untuk merusak upaya produsen OPEC untuk memperketat pasokan global.

Seperti dilansir Reuters hari ini, harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada level USD56,39 per barel atau mengalami penurunan hingga 27 sen yang setara 0,5% dibandingkan sesi terakhir sebelumnya. Sementara harga minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan Internasional lebih rendah 34 sen atau 0,5% menjadi USD65,96 per barel.

Pasar keuangan, termasuk sektor minyak mentah terpukul usai Presiden ECB Mario Draghi mengatakan, bahwa perekonomian berada dalam "periode kelemahan yang berkelanjutan dan ketidakpastian yang terus menyebar". Kelemahan ekonomi Eropa datang karena pertumbuhan di Asia juga melambat. Perlambatan pertumbuhan ekonomi juga kemungkinan akan mengakibatkan terhentinya permintaan bahan bakar, sehingga menekan harga minyak mentah dunia.

Sementara dari sisi penawaran, harga mendapatkan dukungan tahun ini dari pengurangan produksi yang dipimpin oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC). Bersama dengan beberapa produsen non-afiliasi seperti Rusia, kelompok produsen tersebut telah berjanji untuk menahan produksi sekitar 1,2 juta barel per hari (bpd) untuk memperketat pasar dan menopang harga.

Tetapi upaya OPEC bersama dengan sekutunya telah dirusak oleh melonjaknya produksi minyak mentah AS, yang telah meningkat lebih dari 2 juta barel per hari sejak awal 2018, menjadi 12,1 juta barel per hari yang belum pernah terjadi sebelumnya. Itu menjadikan Amerika Serikat menjadi produsen terbesar di dunia, di atas Rusia dan Arab Saudi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
41 menit yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
1 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
2 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
2 jam yang lalu
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
3 jam yang lalu
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
3 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved