Rupiah Sesi Siang Makin Parah, IHSG Jatuh 51,62 Poin
Jum'at, 08 Maret 2019 - 12:08 WIB
Rupiah Sesi Siang Makin Parah, IHSG Jatuh 51,62 Poin
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi perdagangan siang, Jumat (8/3/2019) jatuh semakin parah untuk melanjutkan tren pelemahan sejak pagi tadi. Kemerosotan rupiah mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga masih berkutat di zona merah.
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I terus tergerus menjadi Rp14.300/USD atau memburuk dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.140/USD. Rupiah terkapar dengan pergerakan pada kisaran level Rp14.124 hingga Rp14.300/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.279/USD untuk jadi sinyal keterpurukan dari penutupan kemarin Rp14.142/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.220-Rp14.279/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih tidak berdaya di posisi Rp14.285/USD yang cenderung ambruk dari sesi pagi. Sedangkan dibanding penutupan kemarin, tidak lebih baik di level Rp14.140/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan pada zona merah di level Rp14.223/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah merosot tajam dari posisi sebelumnya Rp14.129/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini masih berkutat di zona merah usai kehilangan 51.62 poin atau 0.80% ke posisi 6.406,34 setelah tadi pagi menyusut hingga 20,710 poin atau setara 0,32% menjadi 6.437,25. Sedangkan kemarin menghijau di level 6.457,96 dengan tambahan 16.68 poin atau 0.26%.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini, semuanya berada di jalur negatif tanpa terkecuali dengan sektor infrastruktur melemah terdalam sebesar -1,86% diikuti kejatuhan sektor aneka industri mencapai minus 1,64%. Selanjutnya kejatuhan juga menimpa industri dasar hingga 0,99%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,47 triliun dengan 8,69 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp312,58 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,59 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,28 triliun. Tercatat 139 saham naik, 260 turun dan 140 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Waran Seri I Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI-W), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) dan PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Astra International Tbk. (ASII), PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) serta PT Barito Pacific Tbk. (BRPT).
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I terus tergerus menjadi Rp14.300/USD atau memburuk dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.140/USD. Rupiah terkapar dengan pergerakan pada kisaran level Rp14.124 hingga Rp14.300/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.279/USD untuk jadi sinyal keterpurukan dari penutupan kemarin Rp14.142/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.220-Rp14.279/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih tidak berdaya di posisi Rp14.285/USD yang cenderung ambruk dari sesi pagi. Sedangkan dibanding penutupan kemarin, tidak lebih baik di level Rp14.140/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan pada zona merah di level Rp14.223/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah merosot tajam dari posisi sebelumnya Rp14.129/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini masih berkutat di zona merah usai kehilangan 51.62 poin atau 0.80% ke posisi 6.406,34 setelah tadi pagi menyusut hingga 20,710 poin atau setara 0,32% menjadi 6.437,25. Sedangkan kemarin menghijau di level 6.457,96 dengan tambahan 16.68 poin atau 0.26%.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini, semuanya berada di jalur negatif tanpa terkecuali dengan sektor infrastruktur melemah terdalam sebesar -1,86% diikuti kejatuhan sektor aneka industri mencapai minus 1,64%. Selanjutnya kejatuhan juga menimpa industri dasar hingga 0,99%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,47 triliun dengan 8,69 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp312,58 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,59 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,28 triliun. Tercatat 139 saham naik, 260 turun dan 140 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Waran Seri I Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI-W), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) dan PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Astra International Tbk. (ASII), PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) serta PT Barito Pacific Tbk. (BRPT).
(akr)
Lihat Juga :