Pendapatan LPCK Tembus Rp2,2 T di 2018, Terbesar dari Hunian

Jum'at, 08 Maret 2019 - 20:02 WIB
Pendapatan LPCK Tembus...
Pendapatan LPCK Tembus Rp2,2 T di 2018, Terbesar dari Hunian
A A A
JAKARTA - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) membukukan pendapatan sebesar Rp2,2 triliun selama 2018, naik 47% dari tahun sebelumnya. Pendapatan terbesar diperoleh dari penjualan rumah hunian dan apartemen yang mencapai Rp935 miliar atau menyumbang 42% dari total pendapatan perseroan.

"Hasil tahun 2018 melebihi harapan kami, walaupun pasar properti di Indonesia melemah selama periode tersebut. Kita optimis Lippo Cikarang memiliki proyek yang berkesinambungan untuk pertumbuhan dimasa depan," kata Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk Simon Subiyanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/3/2019).

Sementara, pendapatan dari industri dan komersial tercatat sebesar Rp934 miliar. Untuk penghasilan berulang LPCK tercatat sebesar Rp340 miliar dibandingkan 2017 yang hanya Rp285 miliar.
"Berkontribusi 16% terhadap total pendapatan," lanjut Simon. Sedangkan total aset LPCK turun dari Rp12,5 triliun pada 2017 menjadi Rp8,6 triliun pada 2018.

Saat ini, LPCK telah mulai menyerahkan secara bertahap 3 tower di Meikarta CBD Orange County, Irvine, Westwood, dan Pasadena kepada pelanggan dengan total 1.271 unit apartemen senilai Rp1,1 triliun. "Ini menunjukkan komitmen kami untuk menyerahkan unit apartemen tepat waktu," tegas Simon.

Terletak di tengah-tengah koridor timur, LPCK dikelilingi oleh beberapa kawasan industri seperti Deltamas, Jababeka, MM2100. LPCK telah menunjukkan reputasinya sebagai pengembang properti daerah perkotaan dengan fasilitas berstandar internasional, dengan luas sekitar 3.250 hektare di mana industri menjadi basis ekonominya.

LPCK telah berhasil membangun lebih dari 17.192 rumah, dengan populasi saat ini 51.250 penduduk. Di kawasan industri Lippo Cikarang, terdapat sekitar 500.500 orang bekerja setiap hari di 1.200 pabrik manufaktur.

LPCK merupakan anak perusahaan dari PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). LPKR adalah salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia yang terdiri dari total aset dan pendapatan dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

LPKR didukung oleh pendapatan berulang yang solid dan didukung oleh persediaan lahan yang terdiversifikasi. Bisnis LPKR terdiri dari residential/township, mal ritel, rumah sakit, perhotelan, dan manajemen aset.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Kinerja...
Pertumbuhan Kinerja SILO Dukung Peningkatan Pendapatan LPKR
LPKR Diuntungkan oleh...
LPKR Diuntungkan oleh Kinerja SILO yang Diprediksi Stabil
Konsensus Analis Proyeksikan...
Konsensus Analis Proyeksikan Kinerja LPKR Positif di 2021
Pencapaian Pra Penjualan...
Pencapaian Pra Penjualan LPCK Berimbas Positif ke Kinerja LPKR
Kinerja Positif LPKR...
Kinerja Positif LPKR dan Anak Usahanya Diprediksi Berlanjut di 2022
Raih Target Prapenjualan,...
Raih Target Prapenjualan, LPKR Tawarkan Solusi Perumahan Inovatif
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
5 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved