Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%

Jum'at, 24 Juli 2026 - 07:33 WIB
loading...
Trump Berlakukan Tarif...
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump akan memberlakukan tarif impor baru sebesar 10% dan 12,5% atas barang-barang dari 60 negara mitra dagang AS, termasuk Uni Eropa (UE) hingga Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump akan memberlakukan tarif impor baru sebesar 10% dan 12,5% atas barang-barang dari 60 negara mitra dagang AS, termasuk Uni Eropa (UE). Di balik kebijakan tarif impor baru ini, AS menuduh negara-negara ini kurang tegas dalam menegakkan larangan kerja paksa (forced labor), termasuk Indonesia.

Sanksi dagang masif yang diumumkan melalui Federal Register pada Kamis (23/7/2026) waktu setempat ini diluncurkan tepat pada detik yang sama saat kebijakan tarif global sementara 10% kedaluwarsa pada Jumat (24/7/2026) dini hari.

Baca Juga: 60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!

Langkah ini menjadi manuver taktis Gedung Putih untuk menyiasati keputusan Mahkamah Agung AS pada Februari lalu yang membatalkan tarif timbal balik (resiprokal) Trump.

Masif 99,4% Impor AS: Indonesia Masuk Kelompok Tarif 10%

Meskipun Mahkamah Agung AS sempat menganulir kebijakan tarif Trump sebelumnya, kebijakan anyar ini dieksekusi memanfaatkan Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan 1974 (Section 301 of the Trade Act of 1974). Landasan hukum ini dinilai jauh lebih kokoh dari gugatan hukum pengadilan.

Baca Juga: Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS

Sanksi baru ini mencakup 99,4% dari total volume impor Amerika Serikat, dengan pembagian tarif yang disesuaikan berdasarkan ketegasan hukum kerja paksa di masing-masing negara.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Rekomendasi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia versi THE WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved