Rupiah Sesi Siang Masih Lesu Saat IHSG Memerah di Level 6.373

Senin, 11 Maret 2019 - 12:43 WIB
Rupiah Sesi Siang Masih...
Rupiah Sesi Siang Masih Lesu Saat IHSG Memerah di Level 6.373
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi perdagangan siang, Senin (11/3/2019) masih lesu dengan kecenderungan bergerak variatif dibandingkan akhir pekan kemarin. Pergerakan kurs rupiah yang masih lesu mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang memerah di level 6.373.

Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.285/USD atau sedikit membaik dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.310/USD. Rupiah menguat dengan pergerakan pada kisaran level Rp14.220 hingga Rp14.333/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.286/USD untuk menjadi sinyal pemulihan dari sesi akhir Jumat kemarin di posisi Rp14.314/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.283-Rp14.334/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih menyusut ke level Rp14.291/USD yang cenderung memburuk dari sesi pagi. Sedangkan dibanding penutupan kemarin, tidak lebih baik di level Rp14.270/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan pada zona merah di level Rp14.324/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah terkapar dari posisi sebelumnya Rp14.223/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini masih berkutat di zona merah usai kehilangan 9,22 poin atau 0,14% menjadi 6.373,85 setelah pagi tadi dibuka naik 29,890 poin yang setara 0,47% ke level 6.412,96 atau meningkat dari penutupan Jumat (8/3) pada posisi 6.383,07.

Sektor saham dalam negeri hingga siang ini bergerak mixed dipimpin kejatuhan terdalam pertanian hingga 0,77% serta industri dasar merosot 0,68%. Sedangkan kenaikan mampu dicetak aneka industri dan consumer yang masing-masing bertambah 0,43% serta 0,17%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,03 miliar dengan 7,81 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp157,17 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp790,64 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp633,46 miliar. Tercatat 167 saham naik, 255 turun dan 115 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI) dan PT Propertindo Mulia Investama Tbk. (MPRO). Sementara, beberapa saham dengan pelemahan yakni PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP), PT Waran Seri I Barito Pacific Tbk. (BRPT-W) serta PT Waran Seri IV Bank MNC Internasional Tbk (BABP-W3).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
51 menit yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
1 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
2 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
2 jam yang lalu
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
3 jam yang lalu
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved