IHSG Berakhir Menguat Sendirian di Tengah Keterpurukan Bursa Asia

Rabu, 13 Maret 2019 - 16:36 WIB
IHSG Berakhir Menguat...
IHSG Berakhir Menguat Sendirian di Tengah Keterpurukan Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan, Rabu (13/3/2019) berakhir menguat sendirian ketika kebanyakan bursa Asia mengalami tekanan hingga terpuruk ke zona merah. Di akhir sesi, IHSG tercatat meningkat mencapai 23,80 poin atau 0,37% ke level 6.377,58.

Sebelumnya pergerakan bursa saham Tanah Air pada sesi I hari ini juga bertambah 3,965 poin yang setara 0,062% menjadi 6.357,74 untuk bangkit setelah tergelincir pada pembukaan di posisi 6.344,63. Raihan pagi tidak lebih baik dari penutupan Selasa (12/3) yang bertengger di 6.353,77.

Sektor saham dalam negeri mayoritas bergerak menanjak naik di perdagangan sore dipimpin lompatan tertinggi sektor properti sebesar 1,06% diikuti lonjakan consumer mencapai 0.91%. Meski begitu penurunan masih terjadi pada sektor Infrastruktur untuk menjadi satu-satunya yang melemah 0,61%

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp10,14 triliun dengan 16,83 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp975,59 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,60 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,63 triliun. Tercatat sebesar 206 saham menguat, 206 melemah dan 180 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP) naik Rp275 menjadi Rp7.275, PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL)bertambah Rp165 menjadi Rp1.600 dan PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) melonjak Rp105 ke posisi Rp895.

Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Waran Seri I Pool Advista Finance Tbk. (POLA-W) turun Rp340 menjadi Rp720, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) jatuh Rp200 menjadi Rp18.600 serta PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) lebih rendah Rp150 menjadi Rp91.550.

Di sisi lain sebagian besar pasar saham Asia Pasifik lebih rendah pada akhir perdagangan, Rabu hari ini di tengah ketidakpastian baru terkait kondisi global. Hal itu muncul setelah anggota parlemen Inggris lagi-lagi menolak persyaratan kesepakatan bagi Inggris untuk menarik diri dari Uni Eropa (UE) alias Brexit.

Terpantau indeks Nikkei 225 Jepang turun hampir 1% menjadi 21.290,24 sementara indeks Topix lebih rendah 0,84% ke posisi 1.592,07. Selanjutnya Indeks Kospi di Korea Selatan setelah mengoreksi beberapa kerugian sebelumnya untuk kemudian menyusut 0,41% di posisi 2.148,41 sedangkan indeks Hang Seng, Hong Kong jatuh 0,39%.

Tren pelemahan tidak terkecuali juga terlihat pada bursa saham daratan China, saat Komposit Shanghai anjlok hingga 1,09% untuk menyentuh level 3.026,95 sedangkan komposit Shenzhen terpuruk mencapai 2,31%. Bursa patokan Australia, ASX 200 sedikit lebih baik meski masih mengalami kerugian 0,22% ke level 6.161,20.

Kinerja positif beberapa sektor sebelum pasar tutup menahan kejatuhan lebih dalam bursa Australia. Namun sektor energi turun 0,88% karena stok minyak berjuang untuk mendapatkan keuntungan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
IHSG Diprediksi Menghijau,...
IHSG Diprediksi Menghijau, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
7 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
7 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
7 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
8 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved