Aliran Modal Asing Dukung Rupiah Berjaya

Kamis, 21 Maret 2019 - 18:20 WIB
Aliran Modal Asing Dukung...
Aliran Modal Asing Dukung Rupiah Berjaya
A A A
JAKARTA - Laju rupiah terus berlari kencang terhadap dolar Amerika Serikat (USD), belakangan ini. Bank Indonesia menilai keperkasaan rupiah saat ini dikarenakan faktor eskternal, yakni derasnya aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik. Hingga 19 Maret, rupiah telah menguat 1,05% secara point to point dan 0,85% secara rerata.

"Besarnya aliran modal asing, terutama yang terjadi di pasar Surat Berharga Negara, ikut mendorong kenaikan rupiah," jelas Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Sejalan dengan prospek aliran modal asing yang kian membaik, bank sentral memandang kurs rupiah akan bergerak stabil sesuai dengan nilai fundamentalnya, dengan mekanisme pasar yang tetap terjaga dengan baik.

"Untuk mendukung efektivitas kebijakan nilai tukar dan memperkuat pembiayaan domestik, Bank Indonesia terus mengakselerasi pendalaman pasar keuangan, khususnya di pasar uang dan valas," terangnya.

Selain itu, kekuatan rupiah berkat faktor internal seperti inflasi yang menurun. Adapun sasaran inflasi 2019 sebesar 3,5%±1% (yoy). Indeks Harga Konsumen (IHK)Februari 2019 mengalami deflasi 0,08% (mtm) atau inflasi 2,57% (yoy), turun dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,32% (mtm) atau 2,82% (yoy).

"Deflasi IHK bersumber dari deflasi kelompok volatile food, sedangkan kelompok inti dan kelompok administered price mencatat inflasi yang rendah," katanya.

Sambung Perry, harga kelompok volatile food mengalami deflasi sesuai dengan pola musiman. Inflasi inti terkendali didukung konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi. Sejalan dengan itu, inflasi kelompok administered prices juga tetap rendah, dipengaruhi penurunan harga bensin.

"Kedepan, Bank Indonesia terus konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk mengendalikan inflasi tetap rendah dan stabil dalam kisaran sasaran," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terus Masuk, Modal Asing...
Terus Masuk, Modal Asing Jadi Pendongkrak Rupiah
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Rupiah KO Lawan Dolar...
Rupiah KO Lawan Dolar AS, Modal Asing Kabur Rp27 Triliun sejak Awal Tahun
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved