Pemerintah Tunjuk 5 Pelabuhan Jadi Percontohan Penanganan Limbah Laut

Kamis, 28 Maret 2019 - 22:01 WIB
Pemerintah Tunjuk 5...
Pemerintah Tunjuk 5 Pelabuhan Jadi Percontohan Penanganan Limbah Laut
A A A
NUSA DUA - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan sebanyak lima pelabuhan menjadi pilot project pendirian fasilitas penerimaan limbah dari laut hasil kerja sama Pemerintah Indonesia-Australia terkait penanganan pencemaran limbah laut.

Pelabuhan-pelabuhan tersebut adalah Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Balikpapan, Pelabuhan Dumai serta Pelabuhan Benoa (Bali). Fasilitas ini diharapkan mampu mengatasi pengelolaan limbah dari kapal, aktivitas di pelabuhan maupun eksplorasi minyak di lepas pantai.

Sekretaris Jenderal Perhubungan Kemenhub Djoko Sasono mengatakan, kerja sama dengan Australia terkait fasilitas pengelolaan limbah laut akan memberikan nilai positif bagi kedua negara. Hal ini mengingat isu pencemaran limbah laut sudah menjadi isu global.

"Ini dukungan antardua negara ya, yaitu Indonesia dan Australia dari pertemuan IMO sebelumnya. Kita berharap kerja sama ini semakin erat dalam penanganan seperti tumpahan minyak maupun limbah lainnya," ungkapnya seusai pertemuan antara pemerintah Australia-Indonesia membahas sektor transportasi, di Nusa Dua, Kamis (28/3).

Sementara Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Ahmad mengatakan, kerja sama dengan pemerintah Australia di sektor laut selanjutnya akan rutin diadakan setiap tahun dalam rangka membahas perkembangan dan informasi berkaitan dengan isu pencemaran limbah laut.

"Jadi kita akan melihat perkembangan kebijakan yang ada di Australia terkait dengan penanganan limbah laut. Selai itu teknologi apa yang digunakan termasuk fasilitasnya akan seperti apa," ujarnya.

Dia menambahkan Pemerintah Indonesia selanjutnya akan menyusun kebijakan-kebijakan terkait pencemaran dan limbah laut termasuk standar operasi penanganannya.

Selain kerja sama di sektor perhubungan laut dalam hal penanganan limbah laut, Kemenhub juga bertukar informasi mengenai perkembangan regulasi di sektor transportasi udara, darat serta perkeretaapian dengan pemerintah Australia.

"Jadi ada banyak hal yang kita diskusikan, tidak hanya sektor laut namun juga ada perkeretaapian, darat maupun udara. Di sektor perkeretaapian misalnya tahun lalu kita bicara banyak soal penanganan rel kereta. Tahun ini kita akan lebih banyak menangani soal sarana perkeretaapian," pungkas Djoko Sasono.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Paracetamol Teluk Jakarta...
Paracetamol Teluk Jakarta Tinggi, Akibat Buruknya Pengelolaan Limbah Farmasi
Ini Syarat dari Kemenhub...
Ini Syarat dari Kemenhub bagi Calon Penumpang Transportasi Laut
Limbah Mirip Aspal Kembali...
Limbah Mirip Aspal Kembali Cemari Perairan di Pantai Timur Lampung, Nelayan Berhenti Melaut
10 Tahun Jokowi, Kemenhub...
10 Tahun Jokowi, Kemenhub Ungkap Capaian Pembangunan Sektor Transportasi Laut
Kemenhub Optimalkan...
Kemenhub Optimalkan Tol Laut untuk Perlancar Logistik
Kemenhub Buka 177 Trayek...
Kemenhub Buka 177 Trayek Angkutan Laut, Ini Pembagian Fungsinya
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
13 menit yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
44 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
1 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
2 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved