Infrastruktur Menjadi Kendala Peningkatan Elektrifikasi

Minggu, 31 Maret 2019 - 00:22 WIB
Infrastruktur Menjadi...
Infrastruktur Menjadi Kendala Peningkatan Elektrifikasi
A A A
JAKARTA - Kendala terbesar yang dihadapi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mewujudkan target rasio elektrifikasi 99,9% pada akhir 2019 adalah masalah infrastruktur dan daya beli masyarakat yang belum merata. Karena itu, PLN memerlukan dukungan dari pemertintah daerah (Pemda) di seluruh Indonesia.

"PLN masih punya pekerjaan rumah besar dalam upaya mewujudkan target menuju rasio elektrifikasi sebesar 99,9% yang ditetapkan pemerintah akhir tahun ini," tegas Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka, di Jakarta, Sabtu (30/3/2019).

Meski terkesan kecil, jelas Made, namun tantangan untuk melistriki sisa 1,7% desa yang belum dialiri listrik saat ini tak bisa dibilang mudah bagi PLN. Ditjen Ketenagalistrikan sendiri juga mengakui, dari sekitar 1,8 juta rumah tangga yang belum teraliri listrik saat ini. Kemungkinkan baru 1,62 juta rumah tangga yang akan dialiri listrik dari sistem pembangkit PLN.

"Untuk mencapai target elektifikasi tersebut, setidaknya PLN harus mampu menjawab dua tantangan besar yang menghadang. Pertama, masalah daya beli masyarakat, dan yang kedua persoalan infrastruktur," paparnya.

Apalagi, sejak 2016, program listrik pedesaan sudah sepenuhnya ditangani oleh PT PLN (Persero) hingga tidak lagi menggunakan APBN yang dikelola oleh Kementerian Energid an Sumber Daya Mineral (ESDM).

PLN, lanjut Made, sangat menyadari penuntasan masuknya listrik ke berbagai wilayah sangat krusial untuk mengangkat harkat penduduk daerah tersebut. Karena selain dapat mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, juga sangat diperlukan untuk perkembangan berbagai usaha yang menopang kehidupan. Perkembangan kebudayaan penduduk desa juga diyakini akan meningkat lantaran berkat listrik banyak aktivitas yang bisa dilakukan dengan lebih lama bahkan hingga malam hari.

"Oleh karena itu, apapun kendalanya PLN terus berusaha menggenjot ketersediaan listrik hingga di pedesaan," tegasnya.

Akses yang terbatas adalah kendala terbesar dalam upaya PLN untuk mengalirkan listrik ke desa-desa terpencil dan daerah yang kondisi geografisnya sulit dijangkau. Kendala biasanya muncul dalam proses pengiriman peralatan listrik karena banyak akses jalan yang tidak memadai untuk dilalui kendaraan pengangkut material.

Kendati program elektrifikasi yang dicanangkan pemerintah sudah mencapai angka 98,3%, namun dari data Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, masih ada 1,8 juta Rumah Tangga (RT) yang belum teraliri listrik di seluruh Indonesia.

Jumlah wilayah terbanyak yang belum mendapat aliran listrik justru ada di Provinsi Jawa Timur. Di kawasan ini ada 238.687 rumah tangga yang belum teraliri listrik. Angka itu jauh lebih banyak dibandingkan Papua (7.670 rumah tangga), dan Papua Barat (3.135 rumah tangga).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Percepat Rasio Elektrifikasi,...
Percepat Rasio Elektrifikasi, PLN Salurkan Bantuan Listrik Gratis
Jelang HLN, 8.000 Masyarakat...
Jelang HLN, 8.000 Masyarakat Prasejahtera di Berbagai Daerah Nikmati Listrik
Tinggal 140 Desa, Rasio...
Tinggal 140 Desa, Rasio Elektrifikasi Nasional Capai 99,74 Persen hingga Triwulan III-2023
Penasaran Kenapa PLN...
Penasaran Kenapa PLN Bisa Utang Ratusan Triliun? Simak Penjelasan Pengamat Ini
PLN Grup Percepat Infrastruktur...
PLN Grup Percepat Infrastruktur Gasifikasi untuk Akselerasi Transisi Energi
Tingkatkan Rasio Elektrifikasi,...
Tingkatkan Rasio Elektrifikasi, PLN Perluas Jaringan ke Daerah Pelosok KBB
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved