Tari Merakyat Melayu Bius Pembukaan Festival Crossborder Aruk 2019

Minggu, 31 Maret 2019 - 13:21 WIB
Tari Merakyat Melayu...
Tari Merakyat Melayu Bius Pembukaan Festival Crossborder Aruk 2019
A A A
JAKARTA - Pembukaan Festival Crossborder Aruk Sabtu (30/3) lalu berlangsung kaya warna. Tari Merakyat Melayu yang membuka perhelatan tersebut berhasil membius tamu dan wisatawan yang datang. Penampilan ini makin membuat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk Sajingan, Kalimantan Barat, begitu meriah.

Barisan penari tampil begitu atraktif. Begitu gemulai, selaras dengan musik Melayu yang mengiringnya. Semuanya berbalut manis dengan warna-warni pakaian para penari yang seolah memberikan sambutan selamat datang bagi wisatawan.

"Ini merupakan salah satu strategi kita dalam mengundang wisatawan Malaysia lebih banyak lagi datang ke festival ini. Karena warga Malaysia yang tinggal di perbatasan ini bukan saja berasal dari suku Dayak saja. Dari suku Melayu pun banyak. Makanya kita sajikan juga kekayaan budaya Melayu di sini," ujar Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata Adella Raung, dalam keterangan tertulis, Minggu (31/3/2019).

Sajian lainnya pun tak kalah menariknya. Pertunjukkan musik tradisional Sape oleh Talino Poe membuat suasana semakin on. Dawai-dawai indah bersenandung begitu menghanyutkan. Alat musik tradisional Kalimantan ini memang sudah mendunia. Meski bentuknya mirip gitar, namun cara memainkannya berbeda. Suaranya sangat unik dan khas. Dibutuhkan skil khusus dan juga rasa yang tinggi untuk memainkannya.

"Sajian-sajian budaya ini menjadi sebuah gambaran betapa kayanya adat budaya yang kita miliki. Sekaligus juga magnet yang efektif dalam mendatangkan wisatawan Malaysia. Karena kedekatan budaya menjadi semacam tali pengikat yang dapat membuat wisatawan datang," ucap Adella.

Sementara itu Kabid Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono mengatakan, Festival Crossborder Aruk memang sengaja diset kaya warna. Selain pagelaran seni budaya ada juga sejumlah stand pameran untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menenangah (UMKM) di sekitar wilayah Aruk. Hal ini dilakukan untuk mendorong pengembangan perekonomian masyarakat.

"Kita juga menampilkan Band Performance, Culinary and Bussiness Exhibition, selai pementasan budaya Melayu dan Dayak. Dimana dihari pertama ini kita akan tampilkan Tika Zeins sebagai pamungkas yang menutup acara," terang Sapto.

Bagi Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Festival Crossborder merupakan cara efektif mengundang wisatawan negara tetangga datang. Karena menurutnya tourism itu mirip bisnis transportasi dan telekomunikasi. Membutuhkan kedekatan atau proximity. Baik itu kedekatan budaya (culture), maupun kedekatan jarak.

"Kedekatan emosional dan jarak ini yang kita manfaatkan. Yang pertama karena wisman dari negara tetangga memiliki kedekatan secara geografis. Dengan kedekatan ini wisman lebih mudah, cepat, dan murah menjangkau destinasi kita. Kedua, mereka juga memiliki kedekatan kultural/emosional dengan kita sehingga lebih mudah didatangkan dengan atraksi yang tepat," ucap Menpar Arief.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tumbuhkan Pariwisata,...
Tumbuhkan Pariwisata, Disbudpar Kota Batam Gelar Parekraf Festival
Pagelaran Big Bang Festival...
Pagelaran Big Bang Festival 2024 Dorong Pertumbuhan Pariwisata
Bangkitkan Kembali Industri...
Bangkitkan Kembali Industri Pariwisata Melalui Festival Meti Kei
Menjelma Jadi Daya Tarik...
Menjelma Jadi Daya Tarik Wisata, BFF 2020 Geliatkan Pariwisata Kota Batam
Gerbang Perbatasan Aruk...
Gerbang Perbatasan Aruk Rogoh Kocek APBN Rp131 Miliar, Beres Kapan?
Gerakkan Sektor Pariwisata,...
Gerakkan Sektor Pariwisata, Jabar Gelar Festival Kebudayaan dan Pariwisata
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
29 menit yang lalu
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
58 menit yang lalu
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
2 jam yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved