Ingin Berinvestasi di Reksa Dana? Kenali Dulu Profil Investasi Anda

Jum'at, 05 April 2019 - 15:30 WIB
Ingin Berinvestasi di...
Ingin Berinvestasi di Reksa Dana? Kenali Dulu Profil Investasi Anda
A A A
JAKARTA - Berbagai jenis investasi dengan beragam proyeksi keuntungan saat ini sudah banyak tersedia bagi masyarakat. Salah satu investasi legal yang umum dan banyak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah reksa dana.

Reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi berdasarkan Pasal 1 angka 27 Undang Undang Penanaman Modal (UUPM).

Namun, untuk berinvestasi di reksa dana, ada hal-hal yang perlu diketahui terlebih dulu oleh calon investor. Selain beberapa hal inti seperti legalitas pengelola, legalitas produk, dan legalitas agen penjual, investor juga perlu mengenali profil risiko investasi dirinya sendiri.

"Untuk legalitas pengelola, kita harus memastikan bahwa manajer investasi telah memiliki izin usaha dari OJK. Untuk legalitas produk, kita harus memastikan bahwa produk reksa dana telah memperoleh pernyataan efektif atau tidak memperoleh surat pencatatan dari OJK. Untuk legalitas agen penjual, pastikan agen penjual efek reksa dana telah terdaftar di OJK," kata Kepala Bagian Kepatuhan Pengelolaan Investasi OJK Indry Puspita Sari dalam Sosialisasi Satgas Waspada Investasi, di Jakarta, Jumat (5/4/2019).

Selain itu, sambung dia, sebelum berinvestasi, calon investor juga harus memahami beberap hal lain seperti prospektus, kebijakan investasi, besaran biaya, dan risiko lainnya. Di luar itu, imbuh dia, investor perlu memahami profil risiko diri.

Indry menjelaskan, profil risiko diri terbagi tiga, yakni konservatif, yaitu pihak yang tidak berani mengambil risiko, tidak dapat menerima fluktuasi nilai investasi, dan mengharapkan keuntungan yang relatif stabil.

Kemudian, menengah, yaitu pihak yang relatif berani mengambil risiko, relatif menerima fluktuasi nilai investasi, dan mengharapkan keuntungan yang relatif moderat.

Terakhir, agresif, yaitu pihak yang berani mengambil risiko, dapat menerima nilai investasi yang berfluktuasi, dan mengharapkan keuntungan yang tinggi.

Mengetahui profil risiko diri, kata Indry, akan membantu calon investor memilih jenis reksa dana yang sesuai dengan seleranya. "Terdapat konsep high risk-high return, yang berarti semakin tinggi keuntungan, semakin tinggi pula risiko suatu produk reksa dana," tuturnya.

Dengan identifikasi kebutuhan, profil risiko diri, pemilihan jenis reksa dana yang sesuai dan pantauan investasi, berinvestasi reksa dana akan terasa semakin mudah.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Danamon Perkuat Solusi...
Danamon Perkuat Solusi Investasi dengan Reksa Dana Exchange Traded Fund
Berita Terkini
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
6 menit yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
42 menit yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
1 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
1 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
2 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Ingin Serang...
5 Negara Ingin Serang Rusia Mayoritas Terlibat Perang di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved