IHSG Akhir Pekan Ditutup Turun Tipis, Bursa Asia Mixed
Jum'at, 12 April 2019 - 16:38 WIB
IHSG Akhir Pekan Ditutup Turun Tipis, Bursa Asia Mixed
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (12/4/2019) ditutup turun tipis untuk mengiringi pergerakan mixed bursa utama Asia lainnya. Tercatat IHSG pada sesi perdagangan sore bertengger pada level 6.405,87 usai kehilangan 4.30 poin yang setara minus 0,07%.
Sebelumnya pada sesi I siang tadi, bursa saham Tanah Air menanjak naik 4,914 poin menjadi 6.415,08 dan pada sesi pembukaan sempat tertekan. Pagi tadi, IHSG dibuka lebih rendah 6,000 poin atau 0,094% menjadi 6.404,17 dibandingkan Kamis (11/4) yakni 6.410,17.
Sektor saham dalam negeri hingga akhir sesi terpantau bergerak variatif dipimpin kejatuhan terdalam sektor industri dasar sebesar 1,38%. Selain itu kenaikan tertinggi dicetak oleh sektor consumer hingga 1,08%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp12,35 triliun dengan 17,02 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,04 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp6,71 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp5,66 triliun. Tercatat sebesar 169 saham menguat, 255 melemah dan 150 stagnan.
Di sisi lain pergerakan pasar saham Asia bervariasi hingga sesi sore ketika indeks China tergelincir, bahkan saat data perdagangan melonjak melebihi ekspektasi. Bursa saham daratan China tercatat lebih rendah dengan Komposit Shanghai turun tipis 0,04% menjadi 3.188,63 saat Komposit Shenzhen lebih rendah 0,106% ke posisi 1.738,52.
Sementara indeks Hang Seng, Hong Kong yang sempat tergelincir bangkit kembali ke zona hijau lewat tambahan sebesar 0,24% ke level 29.909,76 seiring kejatuhan saham Tencent dan AIA. Pergerakan tersebut terjadi saat angka perdagangan resmi China untuk bulan Maret mencetak surplus.
Indeks MSCI Asia di luar bursa saham Jepang lebih luas dengan sebagian besar mendatar ke posisi 540,19. Pasar Asia lain yang ditutup sebelum rilis data positif ekonomi mengalami kenaikan seperti indeks Nikkei Jepang merayap tipis usai mendapatkan dorongan 0,73% di level 21.870,56 saat saham Fast Retailing melonjak 7,89%.
Selanjutnya Indeks Topix terpantau turun sedikit untuk bertengger pada level 1,605.40. Raihan positif juga dicetak oleh indeks Kospi di Korea Selatan lewat peningkatan mencapai 0,41% hingga ditutup pada level 2.233,45 ditopang kenaikan Samsung Electronics 1,30%. Bursa utama Australia juga menutup akhir pekan dengan gemilang usai bertambah 0,85% menjadi 6.251,30 dengan hampir semua sektor bergerak maju.
Sebelumnya pada sesi I siang tadi, bursa saham Tanah Air menanjak naik 4,914 poin menjadi 6.415,08 dan pada sesi pembukaan sempat tertekan. Pagi tadi, IHSG dibuka lebih rendah 6,000 poin atau 0,094% menjadi 6.404,17 dibandingkan Kamis (11/4) yakni 6.410,17.
Sektor saham dalam negeri hingga akhir sesi terpantau bergerak variatif dipimpin kejatuhan terdalam sektor industri dasar sebesar 1,38%. Selain itu kenaikan tertinggi dicetak oleh sektor consumer hingga 1,08%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp12,35 triliun dengan 17,02 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,04 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp6,71 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp5,66 triliun. Tercatat sebesar 169 saham menguat, 255 melemah dan 150 stagnan.
Di sisi lain pergerakan pasar saham Asia bervariasi hingga sesi sore ketika indeks China tergelincir, bahkan saat data perdagangan melonjak melebihi ekspektasi. Bursa saham daratan China tercatat lebih rendah dengan Komposit Shanghai turun tipis 0,04% menjadi 3.188,63 saat Komposit Shenzhen lebih rendah 0,106% ke posisi 1.738,52.
Sementara indeks Hang Seng, Hong Kong yang sempat tergelincir bangkit kembali ke zona hijau lewat tambahan sebesar 0,24% ke level 29.909,76 seiring kejatuhan saham Tencent dan AIA. Pergerakan tersebut terjadi saat angka perdagangan resmi China untuk bulan Maret mencetak surplus.
Indeks MSCI Asia di luar bursa saham Jepang lebih luas dengan sebagian besar mendatar ke posisi 540,19. Pasar Asia lain yang ditutup sebelum rilis data positif ekonomi mengalami kenaikan seperti indeks Nikkei Jepang merayap tipis usai mendapatkan dorongan 0,73% di level 21.870,56 saat saham Fast Retailing melonjak 7,89%.
Selanjutnya Indeks Topix terpantau turun sedikit untuk bertengger pada level 1,605.40. Raihan positif juga dicetak oleh indeks Kospi di Korea Selatan lewat peningkatan mencapai 0,41% hingga ditutup pada level 2.233,45 ditopang kenaikan Samsung Electronics 1,30%. Bursa utama Australia juga menutup akhir pekan dengan gemilang usai bertambah 0,85% menjadi 6.251,30 dengan hampir semua sektor bergerak maju.
(akr)
Lihat Juga :