Budaya Kerja 12 Jam dari Jack Ma Tidak Bisa Diterapkan di Indonesia

Jum'at, 19 April 2019 - 16:11 WIB
Budaya Kerja 12 Jam...
Budaya Kerja 12 Jam dari Jack Ma Tidak Bisa Diterapkan di Indonesia
A A A
JAKARTA - Taipan teknologi asal China, Jack Ma, baru-baru ini mendukung budaya kerja selama 12 jam di Negeri Tirai Bambu. Bos e-commerce Alibaba itu menyatakan mendukung praktik kerja 12 jam di perusahaannya yang dikenal sebagai "996" melalui akun media sosialnya.

Praktik kerja 996 adalah masuk kerja jam 9 pagi, pulang jam 9 malam selama 6 hari dalam seminggu. Menurut Jack Ma, dengan bekerja 12 jam, karyawan mendapatkan kesempatan bekerja dan belajar yang cukup banyak. Pernyataan Jack Ma tersebut menuai kontroversi.

Nah, untuk di Indonesia sendiri, lazimnya bekerja antara 7-8 jam per hari. Lantas apakah budaya kerja 12 jam sehari ini cocok untuk diterapkan di Indonesia? Bisa menaikkan kinerja perusahaan?

Ekonom dari Bank Permata, Joshua Pardede, mengatakan budaya kerja 12 jam sehari justru tidak efektif dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Menurut Joshua, kualitas kerja lah yang perlu dimaksimalkan dibandingkan kuantitas jam kerja bila ingin meningkatkan kinerja perusahaan agar mendapatkan keuntungan besar.

"Sebenarnya sih yang lebih baik kualitas dibandingkan kuantitas kerja. Kalau kuantitasnya banyak tapi kualitasnya enggak seimbang, ya kerja enggak maksimal," ujar Joshua saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (19/4/2019).

Menurut dia, untuk meningkatkan kinerja perusahaan termasuk pertumbuhan ekonomi, pemerintah Indonesia harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal ini dilakukan agar kinerja ekonomi Indonesia lebih baik untuk kedepannya.

"Jadi lebih baik SDM-nya yang ditingkatkan dibandingkan menerapkan tambahan kerja waktu," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Dari CEO Terkaya di...
Dari CEO Terkaya di Dunia, Jack Ma Pendiri Alibaba Kini Jadi Dosen di Jepang
Pakar: 4 Hari Kerja...
Pakar: 4 Hari Kerja Tingkatkan Produktivitas
Teknologi Facial Recognition...
Teknologi Facial Recognition Dorong Disiplin Waktu dalam Kerja
Negara-negara yang Memiliki...
Negara-negara yang Memiliki Jam Kerja Paling Singkat di Dunia
Tren Global di Dunia...
Tren Global di Dunia Kerja 2024: Kepercayaan, Kecerdasan Buatan, dan Resiliensi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved