Lampaui Ekspektasi, Ekonomi AS Tumbuh 3,2% di Kuartal I 2019
Sabtu, 27 April 2019 - 08:10 WIB
Lampaui Ekspektasi, Ekonomi AS Tumbuh 3,2% di Kuartal I 2019
A
A
A
WASHINGTON - Perekonomian Amerika Serikat tumbuh pada kecepatan diluar perkiraan para ekonom. Kinerja ekonomi Presiden AS, Donald Trump, tumbuh lebih cepat dari perkiraan beberapa khalayak, dimana Produk Domestik Bruto (PDB) AS di kuartal I 2019 meningkat menjadi 3,2%.
Melansir dari CNBC, Sabtu (27/7/2019), beberapa ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS di kuartal I 2019 hanya 2,5%. Ini merupakan kali pertama sejak 2015, PDB kuartal pertama AS melampaui angka 3%.
Kenaikan ekonomi ini dorong oleh perdagangan bersih, dimana Trump sukses meningkatkan ekspor dan menekan impor hingga menyusut tajam. "Hasil kombinasi tersebut menyumbang 170 basis poin bagi kenaikan," tulis Peter Boockvar, kepala investasi di Bleakley Advisory Group.
Ekspor AS meningkat 3,7% pada kuartal I 2019, sementara impor menurun drastis hingga 3,7%. Pertumbuhan ekonomi ini juga mendapat dorongan dari investasi yang kuat dalam produk properti. Selain meningkatnya ekspor dan investasi, penghasilan pribadi rakyat AS pun meningkat menjadi 3%.
"Hasil positif ini memupus kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi," ujar Direktur Pelaksana Penelitian Pasar Global FTE Russell, Alec Young.
Sebelumnya, beberapa khalayak menyatakan AS terancam perlambatan ekonomi akibat konflik dagang, dan perlambatan ekonomi di China dan Uni Eropa, terutama Jerman. Dimana hal ini akan berdampak terhadap lemahnya ekonomi global.
Namun, sambung Alec Young, hasil pertumbuhan ekonomi kuartal I 2019 ini masih terlalu dini untuk membicarakan soal kenaikan suku bunga The Fed.
Melansir dari CNBC, Sabtu (27/7/2019), beberapa ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS di kuartal I 2019 hanya 2,5%. Ini merupakan kali pertama sejak 2015, PDB kuartal pertama AS melampaui angka 3%.
Kenaikan ekonomi ini dorong oleh perdagangan bersih, dimana Trump sukses meningkatkan ekspor dan menekan impor hingga menyusut tajam. "Hasil kombinasi tersebut menyumbang 170 basis poin bagi kenaikan," tulis Peter Boockvar, kepala investasi di Bleakley Advisory Group.
Ekspor AS meningkat 3,7% pada kuartal I 2019, sementara impor menurun drastis hingga 3,7%. Pertumbuhan ekonomi ini juga mendapat dorongan dari investasi yang kuat dalam produk properti. Selain meningkatnya ekspor dan investasi, penghasilan pribadi rakyat AS pun meningkat menjadi 3%.
"Hasil positif ini memupus kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi," ujar Direktur Pelaksana Penelitian Pasar Global FTE Russell, Alec Young.
Sebelumnya, beberapa khalayak menyatakan AS terancam perlambatan ekonomi akibat konflik dagang, dan perlambatan ekonomi di China dan Uni Eropa, terutama Jerman. Dimana hal ini akan berdampak terhadap lemahnya ekonomi global.
Namun, sambung Alec Young, hasil pertumbuhan ekonomi kuartal I 2019 ini masih terlalu dini untuk membicarakan soal kenaikan suku bunga The Fed.
(ven)
Lihat Juga :