Dukung Program Kartu Tani Kementan, BRI Gelontorkan Rp6 Triliun

Senin, 06 Mei 2019 - 21:46 WIB
Dukung Program Kartu...
Dukung Program Kartu Tani Kementan, BRI Gelontorkan Rp6 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI konsisten melayani masyarakat segmen mikro, kecil dan menengah. Termasuk termasuk dalam program Kartu Tani yang dicanangkan Kementerian Pertanian (Kementan).

Direktur Ritel dan Menengah BRI, Supari, menyatakan penerbitan Kartu Tani oleh BRI bertujuan ikut membantu meningkatkan kesejahteraan petani, dimana integrasi fitur Kartu Tani dari BRI sangat mudah dan sederhana untuk digunakan.

Supari menambahkan bahwa BRI fokus mengembangkan database Kartu Tani agar seluruh data petani dapat terekam. Sehingga pendistribusian pupuk bersubsidi dapat tepat sasaran.

"Membeli data memang mahal, kami akui harga data lebih mahal dari emas. BRI saja sudah gelontorkan Rp5 triliun hingga Rp6 triliun untuk pengembangan database Kartu Tani," ujar Supari, Senin (6/5/2019).

Hingga saat ini, Supari mengklaim sudah ada kurang lebih 5 juta hingga 6 juta data petani yang sudah terekam di Kartu Tani ini. Nantinya jika database ini terus dikembangkan, pemerintah akan memiliki big data dan risk management yang baik sehingga dapat melayani masyarakat dengan cepat dan efektif.

Kartu Tani sendiri memang wajib dimiliki petani agar bisa mendapatkan pupuk bersubsidi. Tidak hanya dapat membaca alokasi dan transaksi pupuk bersubsidi, kartu ini juga dapat digunakan dalam transaksi perbankan umum seperti menerima dan mentransfer uang.

"Ke depannya, diharapkan bukan hanya pupuk yang difokuskan dalam kartu ini namun juga bibit berkualitas," tambahnya.

Sementara, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, mengatakan Kementan akan menjadikan Kartu Tani sebagai kelengkapan data sebagai dasar penyusunan kebijakan. Kartu Tani merupakan sarana akses layanan perbankan terintegrasi yang berfungsi sebagai simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman hingga kartu subsidi (e-wallet).

"Keunggulan dari Kartu Tani ini antara lain single entry data, proses validasi berjenjang secara online, transparan, dan multifungsi," kata Sarwo Edhy.

Sarwo Edhy menjelaskan, ketersediaan data yang lengkap dan akurat dalam kartu tani memiliki banyak kegunaan. Pertama, sebagai dasar penyusunan kebijakan bagi pemerintah. Kedua, tranparansi penyaluran dana subsidi melalui sistem perbankan bagi Kementerian Keuangan.

Ketiga, data kebutuhan pupuk secara akurat sampai tingkat pengecer bagi Pupuk Indonesia. Keempat, bagi Bulog dapat memproyeksikan potensi panen di suatu daerah melalui data pupuk subsidi yang disalurkan, sehingga dapat segera menyerap hasil panennya, menerima dana secara utuh dan membeli pupuk subsidi sesuai kuota yang diberikan bagi petani.

"Sedangkan keunggulan kelima adalah bagi dinas pertanian dapat mengetahui produktivitas lahan suatu daerah. Kartu Tani diharapkan menjadi era baru untuk mensejahterakan petani Indonesia," kata Sarwo Edhy.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
2021, Kartu Tani Ditargetkan...
2021, Kartu Tani Ditargetkan Berlangsung Efektif
Manfaat Kartu Tani Diperkenalkan...
Manfaat Kartu Tani Diperkenalkan ke Petani Tanah Laut
Kartu Tani Diterapkan...
Kartu Tani Diterapkan di 4 Daerah Per 1 September
Legislator di Daerah...
Legislator di Daerah Diharapkan Turut Dukung Program Pertanian
5.571 Kartu Tani Disebar...
5.571 Kartu Tani Disebar ke Petani Manuju dan Bontomarannu
Kementan Salurkan 76....
Kementan Salurkan 76. 000 Kartu Tani untuk Bantu Petani di Gowa
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved