Tahun Politik Belum Selesai, Investor Masih Wait and See

Senin, 13 Mei 2019 - 15:53 WIB
Tahun Politik Belum...
Tahun Politik Belum Selesai, Investor Masih Wait and See
A A A
BANDUNG - Kendati Indonesia telah melaksanakan proses pemilihan umum pada 17 April lalu, namun proses politik untuk menentukan eksekutif dan legislatif belum selesai. Kondisi tersebut dinilai berpengaruh terhadap kondisi perekonomian Jawa Barat.

Kepala Grup Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat Pribadi Santoso mengatakan, hingga kini masih ada kecenderungan investor bersikap wait and see pada tahun politik. Kondisi tersebut berpotensi menahan investasi khususnya dari swasta.

“Mencermati masih tingginya faktor ketidakpastian, Bank Indonesia senantiasa berkomitmen menjaga stabilitas makro ekonomi yang diyakini menjadi dasar dalam menopang kesinambungan pertumbuhan ekonomi,” kata Pribadi, Senin (13/5/2019).

Kendati demikian, BI memperkirakan, ekonomi Jawa Barat tahun 2019 masih tumbuh kuat. Walaupun, ada beberapa hal-hal yang perlu dicermati. Antara lain potensi melambatnya ekonomi negara mitra dagang utama dan volume perdagangan dunia yang diperkirakan akan menahan laju ekspor.

Hal itu tercermin dari kegiatan investasi pada Tw I-2019 terpantau mengalami peningkatan dibandingkan triwulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari SBT realisasi investasi pada Tw I-2019 sebesar 5,12%, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya 1,82%. Tingginya kegiatan investasi mengindikasikan bahwa prospek ekonomi ke depan diperkirakan masih akan tetap solid.

Diketahui, hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kegiatan usaha di Jawa Barat pada triwulan I/2019 menurun dibandingkan triwulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar -2,63% lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 8,40%.

Secara sektoral, penurunan tersebut terutama disebabkan oleh dua sektor utama. Yaitu sektor industri pengolahan, serta sektor perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan motor (perdagangan). Hal ini tercermin dari nilai SBT sektor industri pengolahan yang menurun dari 0,53% pada Tw IV-2018 menjadi -0,30% pada Tw I-2019. Sementara SBT perdagangan yang menurun dari 5,48% pada Tw IV-2018 menjadi -2,33% pada Tw I-2019.

Sejalan dengan indikasi kegiatan usaha yang menurun, kapasitas produksi terpakai pada Tw I-2019 juga mengalami penurunan dibanding triwulan sebelumnya. Hasil survei menunjukkan bahwa rata-rata level kapasitas produksi terpakai pada Tw I-2019 adalah sebesar 78,96%, lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya pada level 80,27%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jawa Barat Siap Tampung...
Jawa Barat Siap Tampung Relokasi Investasi dari China
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Peluang Investasi di...
Peluang Investasi di Jabar Tinggi, Ini Langkah yang Mesti Diambil
Investasi Rp400 Triliun...
Investasi Rp400 Triliun Masuk ke Jabar, Kadin Sebut Peluang dan Tantangannya
Upah dan Perizinan Masih...
Upah dan Perizinan Masih Menjadi Kendala Investasi di Jabar
Tembus Rp120 Triliun,...
Tembus Rp120 Triliun, Realisasi Investasi Jabar 2020 Lampaui Target Nasional
Berita Terkini
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
36 menit yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
10 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
11 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
13 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
14 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
15 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved