Kenaikan Harga Minyak Mentah Dunia Mulai Mereda

Rabu, 15 Mei 2019 - 10:55 WIB
Kenaikan Harga Minyak...
Kenaikan Harga Minyak Mentah Dunia Mulai Mereda
A A A
SYDNEY - Tren kenaikan harga minyak mentah dunia sedikit mereda, setelah terjadinya lonjakan mengejutkan pada stok Amerika Serikat (AS) meskipun ketegangan Timur Tengah masih memberikan dukungan. Stok minyak mentah AS secara tak terduga naik minggu lalu, sementara bensin dan persediaan sulingan meningkat berdasarkan data dari American Petroleum Institute.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (15/5/2019) harga minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan Internasional diperdagangkan pada level USD70,90 per barel atau menyusut sebesar 41 sen yang setara 0,7% dari penutupan terakhir. Sebelumnya pada perdagangan, Selasa kemarin tercatat harga minyak Brent sempat melesat hingga 1,4% sebelum akhirnya mendapatkan tekanan.

Sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS juga melemah 24 sen atau 0,3% dari sesi penutupan sebelumnya untuk menyentuh level USD61,39 per barel. Tercatat kenaikan pada sesi kemarin yakni mencapai sebesar 1,2% mulai sedikit mereda hari ini.

Di sisi lain, harga minyak dunia mendapat dukungan setelah Arab Saudi mengatakan drone bersenjata menghantam dua stasiun pompa minyak miliknya, dua hari setelah sabotase tanker minyak di dekat Uni Emirat Arab. Sedangkan militer AS mengatakan siap untuk "kemungkinan ancaman yang akan segera terjadi pada AS." yakni pasukan di Irak dari pasukan pendukung Iran.

Serangan itu terjadi dengan latar belakang ketegangan AS-Iran menyusul keputusan Washington bulan ini untuk mencoba memangkas ekspor minyak Iran hingga menjadi nol dan meningkatkan kehadiran militernya di Teluk dalam menanggapi apa yang dikatakannya sebagai ancaman Iran.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC) mengatakan, bahwa permintaan dunia akan minyaknya akan lebih tinggi dari yang diharapkan tahun ini karena pertumbuhan pasokan dari para rivalnya termasuk produsen serpih AS melambat. Kondisi tersebut menunjukkan pengetatan pasar sehingga membuat kelompok eksportir menahan diri dari meningkatkan output.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
11 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
45 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved