Industri Manufaktur Sumbang Signifikan ke PMA dan PMDN

Kamis, 23 Mei 2019 - 18:01 WIB
Industri Manufaktur...
Industri Manufaktur Sumbang Signifikan ke PMA dan PMDN
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya merealisiasikan komitmen para investor sektor industri yang telah menyatakan minatnya untuk menanamkan modal di Indonesia. Hal ini dinilai penting karena berdampak luas terhadap peningkatan pada penerimaan devisa, kapasitas produksi, dan penyerapan tenaga kerja.

"Untuk itu, pemerintah bertekad semakin menjaga iklim investasi yang kondusif serta memberikan kemudahan izin usaha. Selain itu juga telah memfasilitasi melalui pemberian insentif fiskal maupun nonfiskal," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Menperin menyampaikan, industri manufaktur merupakan salah satu sektor yang menyumbang cukup signfikan bagi total investasi di Indonesia. Pada triwulan I tahun 2019, industri pengolahan nonmigas berkontribusi sebesar 18,5% atau Rp16,1 triliun terhadap realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Adapun tiga sektor yang menunjang paling besar pada total PMDN tersebut di tiga bulan awal tahun ini, yakni industri makanan yang menggelontorkan dana mencapai Rp7,1 triliun, disusul industri logam dasar Rp2,6 triliun dan industri pengolahan tembakau Rp1,2 triliun.

Selanjutnya, industri manufaktur juga menyetor hingga 26% atau USD1,9 miliar terhadap realisasi penanaman modal asing (PMA). Tiga sektor yang menopangnya, yaitu industri logam dasar sebesar USD593 juta, diikuti industri makanan USD376 juta serta industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia USD217 juta.

Airlangga optimistis, dengan terciptanya kondisi ekonomi, politik, dan keamanan yang tetap stabil dan terkendali, akan mendukung berjalannya aktivitas usaha atau perindustrian semakin agresif. Menurut Menperin, iklim usaha yang kondusif menjadi sangat penting untuk menjaga kepercayaan para investor di Tanah Air.

Lebih lanjut, Airlangga memproyeksi tren pertumbuhan industri seusai pemilu akan tetap terjadi, karena Indonesia adalah negara yang matang dalam penerapan sistem demokrasinya. "Demokrasi yang matang menjadi modal pemerintah dalam menarik investasi dari luar negeri," tegasnya.

Kemenperin juga mencatat, investasi di sektor industri manufaktur terus tumbuh signifikan. Pada tahun 2014, penanaman modal masuk sebesar Rp195,74 triliun, kemudian naik mencapai Rp222,3 triliun di 2018. Peningkatan investasi ini mendongkrak penyerapan tenaga kerja hingga 18,25 juta orang di 2018, yang berkontribusi sebesar 14,72% terhadap total tenaga kerja nasional.

"Dari tahun 2015 ke 2018, terjadi kenaikan hingga 17,4% dan ini diperkirakan bisa menambah lagi penyerapan tenaga kerjanya di tahun 2019 seiring adanya realisasi investasi," ungkap Menperin.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Manufaktur...
Industri Manufaktur Terus Menggeliat, Koordinasi Antarinstansi Perlu Diperkuat
Realisasi Investasi...
Realisasi Investasi Sektor Manufaktur Tembus Rp88 Triliun
Tumbuh Double Digit,...
Tumbuh Double Digit, Investasi Sektor Manufaktur Tembus Rp230 Triliun
Industri Manufaktur...
Industri Manufaktur Catat Realisasi Investasi Rp270 Triliun di Semester I 2023
Relokasi Akibat Pandemi,...
Relokasi Akibat Pandemi, Kemenperin Incar Investasi Manufaktur Global
Indeks Kepercayaan Industri...
Indeks Kepercayaan Industri Naik, Menperin: Kebijakan Sudah On the Track
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved