Synthesis Bangun Impian Anak Indonesia Bersama SOS Children's Villages

Selasa, 28 Mei 2019 - 03:03 WIB
Synthesis Bangun Impian...
Synthesis Bangun Impian Anak Indonesia Bersama SOS Children's Villages
A A A
JAKARTA - Setiap anak di dunia layak mendapatkan keluarga yang stabil, rumah yang aman, perawatan medis berkualitas, dan pendidikan. Sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap hal tersebut, Synthesis Development memberikan kontribusi bagi anak-anak Indonesia, melalui kampanye #SynthesisMembangunImpian yang secara diperkenalkan saat bulan Ramadhan ini.

SOS Children's Villages adalah organisasi sosial yang aktif dalam mendukung hak-hak anak dan berkomitmen memberikan bantuan kepada anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua yang menjadi kebutuhan utama mereka, dalam bentuk keluarga dan rumah yang penuh kasih sayang.

SOS Children’s Villages hadir pertama kali di Lembang pada tahun 1972 dan kini menjalankan programnya di 10 kota di Indonesia, yaitu Lembang, Jakarta, Semarang, Bali, Flores, Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Bogor, Yogyakarta, dan Palu.

Program #SynthesisMembangunImpian yang diusung Synthesis Development dan SOS Children’s Villages senada dengan misi #SynthesisMembangun, dimana Synthesis Development sebagai perusahaan properti ingin ikut berperan memberikan kontribusi kepada anak-anak yang membutuhkan keluarga dan hunian sebagai tempat tumbuh kembang menyiapkan mimpi mereka di masa depan.

"Kontribusi yang diberikan Synthesis Development untuk SOS Children’s Villages ini diambil dari persentase nilai atas pembelian setiap unit properti di seluruh proyek Synthesis Development yang saat ini sedang terus kami bangun, yaitu Bassura City, Prajawangsa City, Synthesis Residence Kemang, Samara Suites, Green Synthesis Pontianak dan Synthesis Homes," terang Imron Rosyadi, General Manager Marketing Synthesis Development, Senin (27/5/2019).

Imron menjelaskan bentuk kontribusi ini berjalan mulai Februari 2019. Berharap program #SynthesisMembangunImpian yang diusung Synthesis Development dan SOS Children’s Villages bisa mendukung dalam memberikan pengasuhan, pendidikan, dan kesehatan yang berkualitas kepada anak-anak dampingannya.

"Keluarga adalah tempat terbaik bagi seorang anak untuk tumbuh dan berkembang, di dalam keluarga yang saling mencintai seorang anak mendapatkan kembali hak mereka untuk berani memiliki harapan dan membangun cita-cita. Melalui program #synthesismembangunimpian, Synthesis development bersinergi dengan para customer untuk mendukung kerja SOS Children’s Villages dalam memberikan pengasuhan, pendidikan dan kesehatan yang berkualitas bagi lebih dari 6.500 anak di dalam pengasuhan SOS," ujar Sumanda Tondang, Direktur Fund Development and Communications SOS Children's Villages.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akademi Burung Dara,...
Akademi Burung Dara, Fasilitas Baru PT Suprama untuk Edukasi Olahan Mi
DDPI Group Raih Sejumlah...
DDPI Group Raih Sejumlah Penghargaan di TOP CSR Awards 2026
Nicke Widyawati Menjadi...
Nicke Widyawati Menjadi Bintang CSR di Indonesia Best Social Responsibility Awards 2023
Perkuat Hubungan dengan...
Perkuat Hubungan dengan Stakeholders, Lippo Karawaci Gelar Ribuan Program
Pentingnya Komitmen...
Pentingnya Komitmen Perusahaan bagi Pengembangan Masyarakat Sekitar
Intiland Perkenalkan...
Intiland Perkenalkan Generasi Milenial Pentingnya Industri Properti
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
22 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
44 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
1 jam yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
1 jam yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved