Inflasi Ramadhan 2019 di Jabar Tertinggi dalam Satu Tahun Terakhir

Minggu, 16 Juni 2019 - 21:07 WIB
Inflasi Ramadhan 2019...
Inflasi Ramadhan 2019 di Jabar Tertinggi dalam Satu Tahun Terakhir
A A A
BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) mencatat inflasi saat Ramadhan atau pada periode Mei 2019 di Jabar lalu mencapai 0,85%. Angka tersebut tercatat menyentuh level tertinggi dalam satu tahun terakhir.

Bahkan, inflasi periode Ramadhan kemarin, lebih tinggi dari angka inflasi Ramadhan tahun lalu yang hanya berkisar di angka 0,47%. Ramadhan kemarin juga menjadi titik puncak tren kenaikan inflasi Jabar sejak Februari 2019 lalu.

Kepala BPS Jabar Dody Herlando mengatakan, dari tujuh kelompok pengeluaran, BPS mencatat seluruhnya mengalami inflasi. Tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,75%. Kelompok ini meliputi bawang merah, bawang putih, sayur mayur, daging atau ayam, dan lainnya.

"Diurutan kedua, ada kelompok transportasi, komunikasi dan keuangan yang mendongkrak inflasi sebesar 1,42%. Ketiga, kelompok yang juga memberi andil besar terhadap inflasi Mei adalah makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 1,04%," kata Dody.

Selain itu, kelompok lain yang juga berkontribusi terhadap inflasi saat Ramadhan adalah Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,07%, Kelompok Sandang sebesar 0,73%, Kelompok Kesehatan sebesar 0,12%, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,02%.

Bila dilihat dari wilayah, daerah yang tercatat mengalami inflasi tertinggi adalah Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Bandung. Masing-masing 1,05%; 0,89%; dan 0,84%. Disusul Kota Bogor sebesar 0,58%, Kota Sukabumi sebesar 0,64%, Kota Cirebon sebesar 0,37%, dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,70%.

Dengan inflasi Mei 2019 sebesar 0,85%, maka laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari hingga Mei 2019) sebesar 1,66%. Sedangkan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year” (Mei 2019 terhadap Mei 2018) tercatat sebesar 3,47%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Jawa Barat Melambat,...
Ekonomi Jawa Barat Melambat, PPKM Jadi Penyebabnya
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Pemerintah Cabut Izin...
Pemerintah Cabut Izin Operasional 58 Perusahaan di Jawa Barat
Ekonomi Jabar Anjlok,...
Ekonomi Jabar Anjlok, Ridwan Kamil Minta Belanja Rutin Dimaksimalkan
Jawa Barat Diharapkan...
Jawa Barat Diharapkan Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Nasional
Pulihkan Ekonomi Warga...
Pulihkan Ekonomi Warga Jawa Barat melalui JaFest 2021
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
7 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
8 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
12 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
13 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved