Penyaluran Gas Bumi PGN Melonjak

Senin, 17 Juni 2019 - 16:23 WIB
Penyaluran Gas Bumi...
Penyaluran Gas Bumi PGN Melonjak
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) telah menyalurkan gas alam selama periode Januari sampai Mei tahun 2019 ini dengan volume jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu. Selama tahun ini, penugasan penyaluran gas alam yang diamanatkan kepada PGN selaku sub holding gas, mencapai 133.814 Sambungan Rakyat (SR).

Sedangkan volume yang mampu disalurkan mencapai 4.10 MMSCFD dan 35.055.000 meter kubik. Realisasi pelayanan gas alam yang dilakukan PGN selama lima bulan pada tahun ini telah jauh melampaui kinerja pada tahun lalu.

Berdasarkan catatan PGN, penyaluran gas alam mencapai 6.118.426 meter kubik selama periode Januari sampai Mei 2019. Berbanding tahun lalu, volume itu melonjak 43,5%, selama periode sama tahun lalu volume yang disalurkan sebesar 4.265.823 meter kubik.

Secara total, gas alam yang disalurkan dalam ukuran MMSCF, pun ikut melonjak. Selama lima bulan pertama tahun ini, volume yang disalurkan sebesar 216,07 MMSCF, naik 43,1 persen dibandingkan 151 MMSCF pada periode sama tahun lalu.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengungkapkan, proses Holding Migas dan peran PGN sebagai Subholding Gas telah menggenjot kinerja penyaluran gas bumi. “Naik hampir 50% untuk periode lima bulan saja, kami harapkan kenaikan yang signifikan inipun akan terus melonjak hingga akhir tahun,” ujar dia, di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Dia menilai lewat integrasi infrastruktur gas setelah bergabungnya PT Pertamina Gas (Pertagas) di bawah PGN selaku Sub Holding Gas, mampu mendongkrak nilai efisiensi dan efektivitas. Terdapat 14 area operasi penyaluran gas alam oleh PGN. Seluruh area operasi itu tersebar di Pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Batam, dan Papua.

Dari catatan internal, pada tahun lalu, total volume yang disalurkan mencapai 11.469.504 meter kubik dan sebesar 405 MMSCF. “Tahun ini, kami pastikan volume itu akan tedongkrak secara signifikan,” ucap Rachmat.

Rachmat mengungkapkan secara perlahan, Holding Migas di bawah PT Pertamina (Persero) akan memperkuat ketahanan energi nasional. Secara khusus, kata dia, pengembangan dan penguatan infrastruktur akan berjalan secara massif dalam jangka waktu ke depan.

“Kalau saat ini saja pasca Holding, PGN telah mengelola infrastruktur distribusi dan transmisi gas paling besar di Tanah Air. Namun jumlah itu belum cukup, kami bahu membahu dengan pemerintah untuk memperluas dan memeratakan distribusi gas alam yang terbukti efisien dan aman bagi masyarakat kita,” ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
PGN Siap Perluas Infrastruktur...
PGN Siap Perluas Infrastruktur dan Utilisasi Gas Bumi Nasional
Lampaui Target, Pengerjaan...
Lampaui Target, Pengerjaan Proyek Jargas PGN Capai 73,8%
Realisasi Jargas hingga...
Realisasi Jargas hingga Juni 2020 Capai 127.864 Rumah Tangga
Distribusi Gas Tersendat...
Distribusi Gas Tersendat ke Sebagian Wilayah Jabar dan Sumatera, PGN Ungkap Penyebabnya
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Indonesia Bisa Salip AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved