Imbas Tiket Pesawat Mahal, Red Planet Tunda Penambahan Hotel

Minggu, 23 Juni 2019 - 20:23 WIB
Imbas Tiket Pesawat...
Imbas Tiket Pesawat Mahal, Red Planet Tunda Penambahan Hotel
A A A
JAKARTA - Emiten perhotelan PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) tahun ini menargetkan peningkatan pendapatan sebesar 6% atau menjadi Rp80,1 miliar dari Rp75,6 miliar pada tahun sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan dan Chief Financial Officer PSKT Nancy Nataleo mengatakan, target tersebut akan dipenuhi secara organik dengan memaksimalkan okupansi kamar hotel-hotel yang ada, yaitu tujuh hotel Red Planet (Bintang 2) dan satu hotel Pusako (Bintang 4).

“Tahun lalu tingkat huniannya rata-rata 75,3%. Paling bagus yang di Palembang 85,84% dan di Pasar Baru Jakarta 81,45%,” ujarnya di Jakarta, Kamis (20/6).

Untuk menggenjot okupansi, perseroan akan memaksimalkan penjualan online dan lebih gencar membidik segmen korporat dengan memaksimalkan hotel Pusako di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, sebagai andalan untuk lokasi rapat, seminar dan konferensi (MICE).

“Kami optimalkan semua jalur, yang online dioptimalkan dengan online travel agent, begitupun segmen korporat kita optimalkan jualan MICE di Pusako. Walaupun low season, penjualan kamar di Pusako pada kuartal I tahun ini meningkat dua kali lipat dibanding kuartal I/2018,” tuturnya.

Meski industri perhotelan masih prospektif, tantangan yang ada juga kian berat. Nancy menyebut tantangan nomor satu adalah kian ketatnya persaingan di segmen penginapan murah (low budget) termasuk maraknya hotel virtual.

Selain itu, kenaikan tiket pesawat di awal tahun ini juga berdampak kepada menurunnya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan atau berwisata sehingga perhotelan ikut terimbas. Dengan kondisi yang kurang kondusif itu, PSKT menunda rencana untuk ekspansi hotel baru hingga waktu yang belum ditentukan.

Menurut Nancy, perseroan sebetulnya ingin menambah hotel di kawasan Jabodetabek. Namun, rencana tersebut nampaknya belum akan direalisasikan tahun ini.

“Kami menunggu waktu yang tepat untuk memulai (pembangunan) lagi. Untuk tahun 2019 belum ada rencana,” tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PPN Tiket Pesawat Dihapus...
PPN Tiket Pesawat Dihapus dan Harga BBM Subsidi Stabil
Pemerintah Izinkan Maskapai...
Pemerintah Izinkan Maskapai Naikkan Harga Tiket Hingga 25 Persen
Tiket Pesawat Berpotensi...
Tiket Pesawat Berpotensi Naik Usai Harga Avtur Melonjak
Ini Biaya-biaya yang...
Ini Biaya-biaya yang Disisipkan Bikin Harga Tiket Pesawat Mahal
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Mahal, Sandiaga Uno: Kita Terus Koordinasi
Rencana Penurunan Harga...
Rencana Penurunan Harga Tiket Pesawat Sebelum Natal
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
7 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
8 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
10 jam yang lalu
Infografis
Menhub: Harga Tiket...
Menhub: Harga Tiket Pesawat Hanya Bisa Turun 10% Saja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved