Ramadan-Lebaran, PT Pos Targetkan Remitansi Rp1,2 Triliun

Sabtu, 29 Juni 2019 - 19:21 WIB
Ramadan-Lebaran, PT...
Ramadan-Lebaran, PT Pos Targetkan Remitansi Rp1,2 Triliun
A A A
BANDUNG - PT Pos Indonesia optimis proyeksi bisnis remitansi tahun ini positif. Periode Ramadan dan Lebaran menjadi momentum bagi PT Pos Indonesia untuk mendulang pendapatan berlipat, di mana transaksi remitansi dipastikan meningkat dibanding periode regular. Meskipun kebijakan moratorium berdampak terhadap bisnis remitansi secara global.

Manajer Remitansi Luar Negeri PT Pos Indonesia, Abdussyukur Muharam menyebutkan, bisnis remitansi mengalami peningkatan pada momen Ramadan dan Lebaran. Para Pekerja Migran Indonesia (PMI-dulu TKI) biasanya memanfaatkan momen tersebut untuk membahagiakan keluarganya dengan mengirimkan tunjangan hari raya (THR).

Transaksi remitansi pada Bulan Suci Ramadan serta perayaan Hari Raya Idul Fitri dan setelahnya, dipastikan meningkat dibanding bulan-bulan normal sehingga bisa mengatrol pendapatan perusahaan.

Selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2019, kata Abdussyukur, PT Pos Indonesia memproyeksikan jumlah transaksi remitansi mencapai di atas 250 ribu dengan jumlah uang dibayarkan sebesar Rp1,2 triliun. Mengacu kepada data tahun-tahun sebelumnya, kondisi ini diperkirakan akan bertahan sampai 2 bulan setelah Idul Fitri.

"PT Pos Indonesia pada periode Ramadan dan Lebaran memang mengalami peningkatan sekitar 10-20% pendapatan jumlah dan nilai transaksi pengiriman uang. Pada 2018, khususnya pada periode Ramadan lalu, Pos Indonesia berhasil menghimpun jumlah transaksi sebanyak 278 ribu dengan nilai mencapai Rp1,26 triliun," sebut Abdussyukur.

Unutk tahun 2019 PT Pos Indonesia juga membidik target yang tidak jauh dari perolehan pada periode Ramadan tahun sebelumnya. "Namun dari angka yang kami pantau sampai pekan ketiga bulan Mei ini, diperkirakan target akan terlampaui dengan jumlah transaksi di atas 280 ribu dan nilai kiriman sekitar Rp1,35 triliun. Angka yang serupa kita harapkan juga tercapai dalam bulan berikutnya setelah Ramadan,” papar Abdussyukur.

Untuk lebih mendorong dan mendekatkan diri kepada nasabah pada layanan bisnis remitansi, selama momentum Ramadan, PT Pos Indonesia aktif menggelar gathering dengan berbagai kegiatan, seperti buka bersama bersama keluarga PMI di 30 titik lokasi di kota-kota, seperti Mataram, Malang, Tulungagung, Cilacap, Indramayu, Karawang, Serang, Cirebon, Cianjur dan Sukabumi.

“Hal ini kami lakukan sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat menggunakan jasa dan layanan Pos Indonesia khususnya pada layanan remintansi,” terang Abdussyukur.

Untuk momentum Ramadan dan Lebaran 2019, Abdussyukur menegaskan, PT Pos Indonesia telah menyatakan kesiapannya dalam menghadapi lonjakan transaksi. “Kami sudah menyiapkan cash money untuk memenuhi kebutuhan transaksi remitansi pada periode Ramadan dan Lebaran tahun ini,” ujar Abdussyukur.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pos IND: Lebih dari...
Pos IND: Lebih dari Sekadar Pengiriman, Ini tentang Menyampaikan Harapan
Film Kartu Pos Wini...
Film Kartu Pos Wini Merajut Kenangan Berkirim Surat di Kantor Pos
Pengiriman Paket Pos...
Pengiriman Paket Pos Meningkat Jelang Lebaran
Pos Indonesia Perkuat...
Pos Indonesia Perkuat Sinergi dengan Kementerian dan Lembaga
Tayang 6 April, Film...
Tayang 6 April, Film Kartu Pos Wini Jadi Upaya Pos Indonesia Rangkul Milenial dan Gugah Kesadaran pada Kanker
Strategi Pos Indo KC...
Strategi Pos Indo KC Tangerang Selatan Salurkan Bansos PKH Agar Tepat Sasaran
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved