IHSG Ditutup Naik Tipis, Bursa China Meroket Usai Trump-Xi Jinping Sepakat

Senin, 01 Juli 2019 - 16:39 WIB
IHSG Ditutup Naik Tipis,...
IHSG Ditutup Naik Tipis, Bursa China Meroket Usai Trump-Xi Jinping Sepakat
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Senin (1/7/2019) bertahan pada zona hijau hingga akhir sesi untuk menjaga tren positif dalam beberapa pekan terakhir. Di akhir sesi, IHSG ditutup meningkat 21,06 poin atau setara 0,33% ke level 6.379,69.

Sedangkan pada sesi I siang tadi, tercatat bursa saham Tanah Air bergerak terus melaju naik dengan tambahan 18,319 poin atau 0,288% menjadi 6.376,95 ketika tadi pagi dibuka juga menguat. Raihan tersebut masih lebih baik dari dari penutupan Jumat (28/6) yang bertengger di posisi 6.358,63.

Sektor saham dalam negeri kebanyakan bergerak menanjak di perdagangan sore dipimpin kenaikan tertinggi dicetak oleh sektor perkebunan sebesar 1,56% dan industri dasar meningkat 1,54%. Selain itu pelemahan terdalam menimpa consumer yang jatuh hingga 0,95% serta aneka industri merosot 0,36%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,46 triliun dengan 19,54 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp761,91 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,74 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,50 triliun. Tercatat sebesar 235 saham menguat, 206 melemah dan 159 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Waran Seri I Surya Fajar Capital Tbk. (SFAN-W) naik Rp194 menjadi Rp500, PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD)bertambah Rp140 menjadi Rp700 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) melonjak Rp125 ke posisi Rp5.250.

Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) turun Rp175 menjadi Rp76.700, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) jatuh Rp160 menjadi Rp2.010 serta PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menyusut Rp125 menjadi Rp19.375.

Di sisi lain sebagian besar pasar saham Asia Pasifik bergerak naik pada sesi sore perdagangan, Senin setelah Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat untuk menghentikan sementara perang dagang antara kedua negara. Hal ini merupakan upaya untuk melanjutkan pembicaraan perdagangan hingga akhirnya menghentikan kebijakan tarif tinggi.

Pada awal pekan, saham daratan China meroket dipimpin Komposit Shanghai yang mendapatkan tambahan 2,22% menjadi 3.044,90 serta mengiringi peningkatan Komposit Shenzhen mencapai 3,464% untuk bertengger di level 1,616.55.

Selanjutnya lonjakan juga dicetak indeks Nikkei Jepang sebesar 2,13% hingga menutup awal perdagangan ke posisi 21.729,97 saat saham kelas berat serta produsen Fanuc menanjak sekitar 3%. Indeks Topix juga naik 2,17% untuk menyelesaikan hari perdagangan hari ini di level 1.584,85.

Sementara indeks Kospi, Korea Selatan justru berakhir lebih rendah pada posisi 2.129,74 terserat kejatuhan saham industri kelas berat seperti Samsung Electronics yang berkurang 0,85%. Ditambah bursa patokan utama Australia ASX 200 naik 0,44% untuk menutup sesi menjadi 6,648.10.

Indeks Hang Seng di Hong Kong terpantau masih ditutup pada hari Senin karena masih liburan, setelah gelombang protes mengguncang kota pada hari peringatan kembalinya ke pemerintahan China.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Berpeluang Reli...
IHSG Berpeluang Reli di 6.078-6.150, Cermati Saham Ini
Varian Delta Masih Jadi...
Varian Delta Masih Jadi Sentimen Utama di Pasar Saham
IHSG Pekan Ini Diramal...
IHSG Pekan Ini Diramal Terkoreksi di 5.890-6.130, Simak Saran Analis
IHSG Diprediksi Kokoh...
IHSG Diprediksi Kokoh di Awal Pekan, Ini Beberapa Saham Pilihan
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
1 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
2 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
3 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
5 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
6 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
6 jam yang lalu
Infografis
Pertama Kali di China,...
Pertama Kali di China, Xi Jinping Jabat Tiga Periode
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved