Rupiah Berakhir Jaga Tren Positif Saat Pounds Berbalik Jatuh

Jum'at, 19 Juli 2019 - 17:16 WIB
Rupiah Berakhir Jaga...
Rupiah Berakhir Jaga Tren Positif Saat Pounds Berbalik Jatuh
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Jumat (19/7/2019) ditutup terkoreksi, meski begitu masih menjaga tetap berada dalam tren positif. Di akhir sesi penyusutan rupiah mengiringi Pounds yang berbalik jatuh, usai sempat melompat tinggi dalam sesi sebelumnya.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah merangkak naik ke level Rp13.935/USD masih membaik apabila dibandingkan sesi sebelumnya Rp13.955/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp13.885 hingga Rp13.955/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga lebih tinggi di Rp13.937/USD dari sesi penutupan Kamis, kemarin Rp13.960/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp13.890-Rp13.945/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat balik melawan hingga menjadi Rp13.937/USD. Raihan tersebut naik dari sebelumnya yang bertengger pada posisi Rp13.975/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau di posisi Rp13.913/USD untuk menjadi sinyal pemulihan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah perkasa usai kemarin Rp13.976/USD.

Di sisi lain Poundsterling berangsur lebih rendah pada perdagangan, Jumat setelah sempat mencetak lompatan harian terbesar dalam lebih dari dua bulan di sesi sebelumnya. Hal ini seiring fokus para pelaku pasar terhadap meningkatnya risiko Inggris keluar dari Uni Eropa alias Brexit tanpa kesepakatan pada akhir Oktober, mendatang.

Meskipun pemungutan suara oleh anggota parlemen pada hari Kamis mempersulit Perdana Menteri Inggris berikutnya untuk mencoba memaksa Brexit tanpa kesepakatan, para pengamat pasar terus meningkatkan kemungkinan hal itu bisa saja terjadi. Dimana Inggris bercerai dari Uni Eropa tanpa mencapai kesepakatan dalam hal ini perdagangan, imigrasi serta keuangan.

Sentimen tersebut sudah mengguncang investor dan minggu ini mereka mendorong Poundsterling turun ke level terendah 27 bulan terhadap dolar dan level terendah enam bulan terhadap euro. Pada hari Jumat, kekhawatiran tersebut mendominasi sentimen dengan pound melemah 0,2% menjadi 1,2519 terhadap dolar dan 0,1% versus euro menjadi 89,89.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
7 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
8 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
8 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
8 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
8 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
8 jam yang lalu
Infografis
Putin Nonton Konser...
Putin Nonton Konser saat Pesawat Jatuh Diduga Tewaskan Bos Wagner
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved