Menteri Jonan Dorong PLN Gunakan CPO

Jum'at, 26 Juli 2019 - 15:47 WIB
Menteri Jonan Dorong...
Menteri Jonan Dorong PLN Gunakan CPO
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta PT PLN (Persero) untuk terus meningkatkan penggunaan bahan bakar pembangkit yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan bahan bakar nabati dari minyak sawit (crude palm oil/CPO) yang dikenal sebagai fatty acid methyl ester (FAME). Menurutnya, selain mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM), penambahan FAME pada pembangkit juga ramah lingkungan.

CPO dinilai memiliki dua manfaat, yakni membantu mengurangi impor BBM atau crude sehingga membantu neraca perdagangan negara dan membantu mengurangi dampak polusi lingkungan. “Membangun pembangkit yang ramah lingkungan itu pilihannya dua. Apakah dalam waktu singkat, menggunakan LNG yang harus membangun jetty sendiri, storage, dan sebagainya atau menggunakan CPO,” kata Menteri Jonan di Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Sambung dia menambahkan, pemanfaatan CPO untuk pembangkit ini sudah diaplikasikan di berbagai negara, salah satunya di Italia. Pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di negara tersebut bahkan sudah dapat menggunakan bahan bakar 100% berbasis CPO.

“Saya sudah lihat pembangkit listrik di Napoli, Italia, sudah menggunakan 100% minyak CPO. Jadi, kalau (Indonesia) menggunakan ini juga bisa membantu petani-petani kita. Ada 16 juta petani kelapa sawit yang bergantung kepada kita dengan membantu membeli produk mereka. Namun, yang lebih penting adalah mengurangi polusi dan impor BBM,” paparnya.

Saat ini, PLN telah melakukan uji coba penggantian bahan bakar pada empat pembangkit listrik dengan menambahkan biodiesel berbasis minyak sawit sesuai arahan Menteri ESDM tersebut.

Keempat pembangkit yang telah diuji coba tersebut adalah PLTD Batakan 50 megawatt (MW) di Kalimantan Timur, PLTD Supa di Pare-Pare dengan kapasitas 62 MW, PLTD Kanaan di Kalimantan Timur dengan kapasitas pembangkit listrik sebesar 10 MW, dan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Jayapura dengan kapasitas 10 MW di Papua.

Adapun program mandatori BBN jenis biodiesel sebagai campuran BBM jenis minyak solar pada sektor PSO, non-PSO, industri dan komersial, serta pembangkit listrik telah diluncurkan pemerintah tahun lalu. Program ini dilaksanakan untuk mendukung percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan.

Tidak hanya mengurangi konsumsi bahan bakar fosil, tapi juga memberikan penghematan devisa melalui pengurangan impor solar, implementasi mandatori BBN diharapkan dapat memperbaiki kualitas lingkungan, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pemanfaatan ekonomi sawit.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
4 Kategori PLTU yang...
4 Kategori PLTU yang Boleh Jualan Emisi Karbon
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Kementerian ESDM Kaji...
Kementerian ESDM Kaji Pemanfaatan CPO untuk Pembangkit Listrik
Tingkatkan Kemudahan...
Tingkatkan Kemudahan Berusaha, Kementerian ESDM Luncurkan Formulir Standar Spesifik UKL/UPL Kegiatan Usaha Migas
Kabar Gembira! Tarif...
Kabar Gembira! Tarif Listrik Tidak Naik hingga Juni 2021
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
15 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
21 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
30 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
56 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved