Pasang PLTS Atap, Tagihan Listrik Bisa Lebih Murah

Jum'at, 09 Agustus 2019 - 17:37 WIB
Pasang PLTS Atap, Tagihan...
Pasang PLTS Atap, Tagihan Listrik Bisa Lebih Murah
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya mendorong masyarakat untuk memasang panel surya atau pembangkit listrik tenaga surya atap (PLTS Atap).

Pemasangan PLTS Atap dipastikan mampu memangkas biaya pemakaian listrik yang dibayarkan ke PT PLN (Persero) karena listrik yang dihasilkan PLTS Atap bisa dijual ke PLN.

Pemasangan PLTS Atap yang terhubung dengan jaringan listrik (on-grid) PLN diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 49 Tahun 2018 tentang Penggunaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap oleh Konsumen PLN. Berdasarkan aturan tersebut, masyarakat bisa membayar tagihan listrik lebih murah melalui ekspor-impor listrik dengan PLN.

Besaran penghematan berbeda-beda tergantung pada kapasitas daya yang dihasilkan serta besaran penggunaan listrik keseluruhan. Daya yang dihasilkan dari PLTS Atap nantinya akan otomatis memotong tagihan listrik pengguna maksimal 65% dari total daya yang dihasilkan oleh PLTS Atap.

Artinya, 1 watt listrik yang dihasilkan PLTS Atap akan langsung mengurangi harga listrik PLN maksimal 0,65 watt untuk bulan berikutnya. Sehingga pengguna hanya membayar sisanya ditambah dengan biaya penggunaan listrik dari PLN. Dengan demikian tagihan listrik akan lebih murah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mendorong masyarakat untuk memasang PLTS Atap, karena selain mendukung program energi bersih yang bersumber dari energi terbarukan, pemasangan PLTS Atap juga dapat menghemat tagihan listrik bulanan.

“Kalau kita bikin PLTS (Atap) ini juga akan menghemat tagihan listrik, listriknya juga bisa impor-ekspor dengan PLN,” ujarnya di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Saat ini, hampir semua gedung di Kementerian ESDM telah dipasang PLTS Atap, salah satunya Gedung Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Kementerian ESDM.

PLTS Atap berkapasitas 20 kilo watt peak (kWp) yang telah dipasang sejak 2015 tersebut memiliki kapasitas puncak 20.160 watt per hari dengan pengisian baterai selama 4 jam.

“Dengan memanfaatkan luas lahan sekitar 40 meter persegi, kapasitas 20 kWp yang dipasang di atap Gedung Ditjen EBTKE mampu untuk menyalakan lampu bagi 8 lantai di bawahnya,” ungkap Sekretaris Ditjen EBTKE Kementerian ESDM, Halim Sari Wardana.

Selain Kantor Ditjen EBTKE, Kantor Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM juga telah memasang PLTS sejak 2010. Saat ini kapasitas totalnya mencapai 130 kWp dan bisa menghemat biaya listrik gedung tersebut hingga Rp10 juta per bulannya.

Kebijakan Pemerintah soal PLTS Atap ini dimaksudkan memberi peluang bagi masyarakat dalam pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Selain itu, kebijakan ini bertujuan untuk mengingkatkan porsi energi baru terbarukan dalam bauran energi nasional, percepatan peningkatan pemanfaatan energi surya, mendorong pengembangan bisnis dan industri panel surya, serta mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Saya berharap, gedung-gedung Pemerintah, Lembaga, Swasta maupun komersial, khususnya di Jakarta segera mendukung percepatan PLTS Atap ini, karena 20% saja dari luas atap yang dimanfaatkan untuk PLTS ini sudah berkontribusi mengurangi polusi,” kata Halim.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Segera Hadir! Kita Bar:...
Segera Hadir! Kita Bar: Rooftop Bar untuk Kita, di Lantai 36 Park Hyatt Jakarta
Kita Bar di Park Hyatt...
Kita Bar di Park Hyatt Jakarta, Roof Top Bar Unik dengan View Menakjubkan
Rekomendasi Kafe Rooftop...
Rekomendasi Kafe Rooftop di Jakarta, Harga Mulai Rp20 Ribu-an!
Menikmati Sajian Western...
Menikmati Sajian Western dan Nusantara di Rooftop ala CSL
Tarik Investasi PLTS...
Tarik Investasi PLTS Atap, Pemerintah Selaraskan Regulasi
PLTS Untuk Energi Bersih
PLTS Untuk Energi Bersih
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 menit yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
18 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
55 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved