Kemendag: Furnitur dan Produk Dekorasi Rumah RI Diminati AS

Kamis, 15 Agustus 2019 - 18:31 WIB
Kemendag: Furnitur dan...
Kemendag: Furnitur dan Produk Dekorasi Rumah RI Diminati AS
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago dan Los Angeles di Amerika Serikat (AS), berkolaborasi dengan tiga perusahaan eksportir Indonesia berpartisipasi dalam Pameran Las Vegas Market 2019. Dalam pameran yang berlangsung pada 28 Juli-1 Agustus 2019 di Las Vegas, tersebut didapati bahwa produk furnitur serta dekorasi rumah Indonesia cukup diminati.

"Pasar AS merupakan pasar yang sangat prospektif untuk produk furnitur. Selama lima hari pameran, Paviliun Indonesia mendapatkan respons yang sangat positif. Kami menerima inquiry dari 50 buyer potensial yang merupakan pelaku grosir dan peritel dengan potensi transaksi USD500.000," ungkap Kepala ITPC Chicago, Billy Anugrah di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Billy menjelaskan, pameran Las Vegas Market menampilkan lebih dari 4.000 produk furnitur, produk dekorasi rumah, kerajinan tangan, dan industri sejenis lainnya. Pada pameran tersebut, PT Evoline Furniture Industry yang menempati area kategori furnitur luar ruang menampilkan berbagai jenis meja dan kursi berbahan kayu jati premium berkualitas tinggi. Perusahaan ini telah mengekspor produknya ke berbagai negara seperti AS, Uni Eropa, dan Kanada.

Sementara pada kategori produk dekorasi rumah, Kasih Coop menampilkan produk dekorasirumah yang terbuat dari kayu jati, mahogani, dan akasia. Produk-produk tersebut merupakan buatan tangan pengrajin asal Jepara, Jawa Tengah. Sedangkan Black Brew Bridge yang juga menempati kategori produk dekorasi rumah, memperkenalkan gelas wine yang terbuat dari botol bir bekas daur ulang. Produk gelas wine ini mengedepankan konsep ramah lingkungan yang saat ini menjadi tren di AS.

Kepala ITPC Los Angeles Antonius A Budiman juga mengungkapan, pasar AS untuk produk furnitur diperkirakan akan terus tumbuh. Berbagai lembaga survei pasar dunia, seperti FactMR, Bloomberg, dan lainnya, memperkirakan pasar AS untuk produk furnitur akan terus tumbuh sebesar 7-8% setiap tahunnya hingga 2025.

"Produk furnitur sudah sejak lama menjadi salah satu produk unggulan ekspor Indonesia, dan saat ini berada di urutan ke-9 dari total ekspor dari Indonesia ke AS. Nilai ekspor produk furnitur Indonesia ke AS juga tumbuh positif per tahunnya," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Usai Garap Pasar AS,...
Usai Garap Pasar AS, Sohnne Siap Pasarkan Furnitur Indonesia ke Luar Negeri
AS Pasar Utama Ekspor...
AS Pasar Utama Ekspor Mebel Indonesia, Tarif Terbaru Trump Bisa Berdampak Buruk
Industri Furniture Plastik...
Industri Furniture Plastik Indonesia Berkembang Pesat dengan Inovasi dan Desain Baru
Jualan Kursi hingga...
Jualan Kursi hingga Ekspor, Chitose Cetak Peningkatan Laba di Kuartal III
Perkuat Industri Furnitur,...
Perkuat Industri Furnitur, IFEX 2025 Menumbuhkan Optimistis
Bursa Kripto OKX Masuk...
Bursa Kripto OKX Masuk Pasar Amerika Serikat
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
52 menit yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
1 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
1 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
1 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
2 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved