AS Pasar Utama Ekspor Mebel Indonesia, Tarif Terbaru Trump Bisa Berdampak Buruk

Minggu, 06 April 2025 - 21:48 WIB
loading...
AS Pasar Utama Ekspor...
Ketua Umum Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO), Dedy Rochimat mengatakan, Amerika Serikat merupakan pasar utama bagi ekspor mebel Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap industri mebel Indonesia . Kenaikan tarif ini dikhawatirkan akan menurunkan utilitas industri, yang pada akhirnya dapat berujung pada pengurangan tenaga kerja.

Ketua Umum Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO), Dedy Rochimat mengatakan, Amerika Serikat merupakan pasar utama bagi ekspor mebel Indonesia. Dari total nilai ekspor mebel Indonesia yang mencapai USD2,2 miliar, sekitar 60% ditujukan ke pasar AS. Dengan adanya kebijakan tarif ini, potensi penurunan ekspor ke AS bisa berdampak besar bagi keberlangsungan industri mebel dalam negeri.

"Kita harus tetap bijak dalam merespons kebijakan proteksionisme yang diterapkan oleh pemerintah AS. Meski begitu, kita juga perlu meningkatkan kewaspadaan dan segera menyusun langkah-langkah antisipasi," ujar Dedy Rochimat.

Baca Juga: Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit

Untuk merespons kebijakan tarif AS, pemerintah Indonesia dapat menyesuaikan tarif impor terhadap produk asal AS dengan tetap memperhatikan dampaknya terhadap hubungan bilateral. Selain itu, diversifikasi pasar ekspor ke negara-negara non-tradisional yang telah diinisiasi pemerintah dalam beberapa tahun terakhir dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasar AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
UMKM Binaan Pertamina...
UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi Miliaran di Inacraft 2026
Istana Pastikan Konflik...
Istana Pastikan Konflik Venezuela Tak Ganggu Kesepakatan Tarif Impor AS-Indonesia
RUPSLB CSIS Bahas 3...
RUPSLB CSIS Bahas 3 Agenda Utama demi Penguatan Strategi dan Arah Pertumbuhan Jangka Panjang
AS Tuding Indonesia...
AS Tuding Indonesia Ingkar Janji, Ancam Batalkan Kesepakatan Dagang
Demi Gencatan Dagang,...
Demi Gencatan Dagang, China Minta AS Hindari 4 Isu Sensitif Ini
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
Kesepakatan Tarif RI–AS,...
Kesepakatan Tarif RI–AS, Bagaimana Nasib Aturan Label Halal?
Rekomendasi
KPK Diminta Supervisi...
KPK Diminta Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Mantan Jampidsus demi Integritas Penegakan Hukum
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Infografis
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Indonesia Bisa Salip AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved