BKP Kementan Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan Segar

Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:10 WIB
BKP Kementan Perkuat...
BKP Kementan Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan Segar
A A A
BANDAR LAMPUNG - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) selaku Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) Pusat bersama OKKP Daerah (OKKPD) terus meningkatkan pengawasan keamanan pangan guna menjamin tersedianya pangan segar yang aman di masyarakat dan berdaya saing ekspor.

"Pengawasan keamanan pangan ini tidak bisa bergerak sendiri, harus menggandeng pihak-pihak terkait yang memiliki sumber daya untuk mendukung pengawasannya," ujar Kepala BKP Agung Hendriadi dalam Temu Teknis OKKPD di Bandar Lampung, Rabu ( 13/9/2019).

OKKP bertugas untuk melakukan pengawasan keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhan, baik pengawasan pre market maupun pengawasan post market.

Selaku Ketua OKKP Pusat, Agung menyebutkan bahwa OKKP dengan segala sumber daya yang dimiliki, perlu bersinergi dengan berbagai pihak yang dapat mendukung tugas dan dalam melakukan pengawasan keamanan pangan.

"Ada BPTP di setiap provinsi, perguruan tinggi, maupun instansi laboratorium pengujian di beberapa daerah yang dapat kita gandeng untuk memperkuat fungsi pengawasan,” jelas Agung.

Menurutnya, OKKP saat ini telah berperan aktif dalam memberikan penjaminan keamanan pangan pre-market baik berupa Health Certificate (HC), registrasi rumah kemas untuk mendukung ekspor.

Pengawasan keamanan pangan yang dilakukan oleh OKKP turut mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang telah dicanangkan melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017.

“Kita juga perlu perketat pengawasan terhadap residu pestisida pada produk pangan segar, termasuk cemaran-cemaran lainnya yang berpotensi mengganggu kesehatan” urai Agung.

Adanya Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2019 tentang peningkatan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespon wabah penyakit, pandemi global, dan kedaruratan nuklir, biologi, dan kimia harus juga disiapkan dengan baik.

“Kementerian Pertanian, harus siap menidaklanjuti Inpres tersebut sebagai koordinator untuk penguatan sistem manajemen keamanan pangan nasional” tambah Agung.

Dalam rangkaian kegiatan Temu Teknis ini juga dilakukan kunjungan ke perusahaan pengemasan (packing house) buah nanas di Kabupaten Lampung Timur.

Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Tri Agustin Satriani mengungkapkan harapan nya agar kunjungan lapang yang dilakukan menambah informasi dan wawasan kepada para peserta, sehingga memiliki gambaran terhadap proses registrasi packing house.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Kementan Dorong Generasi...
Kementan Dorong Generasi Milenial Terjun di Bidang Pertanian
Pengembangan Food Estate...
Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Petani Parigi Moutong...
Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa
Kabupaten Poso Dukung...
Kabupaten Poso Dukung Percepatan Tanam Melalui Sekolah Lapang
Jadikan Sektor Pertanian...
Jadikan Sektor Pertanian Sebagai Penyelamat Krisis
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
24 menit yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
1 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
3 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
3 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
4 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
4 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved