Jokowi Akan Terus Bangun Infrastruktur dan Transportasi Massal

Jum'at, 16 Agustus 2019 - 19:50 WIB
Jokowi Akan Terus Bangun...
Jokowi Akan Terus Bangun Infrastruktur dan Transportasi Massal
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandaskan akan terus membangun infrastruktur dan transportasi massal di tahun 2020, demi mencapai konektivitas Indonesia. Dalam Nota Keuangan dan RAPBN 2020, belanja anggaran mencapai Rp2.528,8 triliun atau 14,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Dari jumlah itu, sebanyak Rp419,2 triliun akan digunakan untuk infrastruktur. Anggaran ini meningkat 4,9% dibandingkan anggaran infrastruktur tahun ini sebesar Rp399,7 triliun.

Selain infrastruktur, Jokowi akan meneruskan pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT). "Kita juga akan meneruskan pembangunan MRT dan transportasi massal lainnya, agar keseluruhan sistem transportasi di kota-kota besar semakin efisien, semakin bersih dari polusi, dan terkoneksi secara menyeluruh," ujar Jokowi di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Infrastruktur terus dibangun ke seluruh pelosok dan difokuskan pada konektivitas di sepanjang rantai pasok, menghubungkan pasar dengan sentra-sentra produksi rakyat, mulai dari pertanian, perikanan, perkebunan, dan industri, termasuk UMKM. Sehingga mendorong produk lokal untuk bersaing di pasar internasional.

Jokowi menambahkan belanja negara tahun 2020 juga difokuskan untuk pengurangan ketimpangan antarwilayah. Oleh karena itu, pemerintah akan melanjutkan pengembangan berbagai kawasan ekonomi di luar Jawa, melanjutkan industrialisasi dalam bentuk hilirisasi hasil tambang maupun perkebunan, dan mengembangkan beberapa wilayah metropolitan di luar Jawa, supaya bisa menjadi sumber ekonomi baru.

Selama ini, denyut kegiatan ekonomi secara umum masih terpusat di Jakarta dan Pulau Jawa. Sehingga Pulau Jawa menjadi sangat padat dan menciptakan ketimpangan dengan pulau-pulau di luar Jawa. Apabila membiarkan hal ini berlanjut tanpa ada upaya yang serius, maka ketimpangan akan semakin parah.

"Pemerintah melanjutkan pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Untuk infrastruktur di luar kawasan 3T, pemerintah menekankan perbaikan manajemen, tata kelola, dan kerangka regulasi, agar makin mendukung transformasi ekonomi," ucapnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Prabowo Ungkap 7 Legacy...
Prabowo Ungkap 7 Legacy Jokowi, Mulai Infrastruktur hingga Transportasi Modern
Infrastruktur yang Dibangun...
Infrastruktur yang Dibangun Jokowi Dinilai Bawa Optimisme Ekonomi
Tahun 2021 Tetap Diisi...
Tahun 2021 Tetap Diisi dengan Pembangunan Infrastruktur dan SDM
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Jokowi ke Relawan Nusantara...
Jokowi ke Relawan Nusantara Bersatu: Kita Tidak Bisa Bersaing Kalau Jalannya Masih Becek
Sejumlah Pembangunan...
Sejumlah Pembangunan Rampung, Jokowi Bilang Kemajuan Sudah Terwujud di Papua
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
17 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
59 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved