Program Serasi Meningkatan Indeks Pertanaman dan Provitas Padi

Jum'at, 16 Agustus 2019 - 20:29 WIB
Program Serasi Meningkatan...
Program Serasi Meningkatan Indeks Pertanaman dan Provitas Padi
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, melakukan kunjungan kerja ke Lokasi Serasi (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani) di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (15/8/2019).

"Kedatangan kami untuk melihat lebih dekat progres kegiatan dan pemanfaatan lahan pasca pelaksanaan konstruksi tata kelola air rawa," kata Sarwo Edhy.

Sarwo Edhy mengatakan, Program Serasi merupakan salah satu program prioritas Kementerian Pertanian dalam rangka penyediaan pangan melalui optimalisasi pemanfaatan potensi lahan rawa yang tersedia.

"Tahun 2019, prioritas kegiatan ini dilaksanakan di Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan. Sedangkan untuk tahun 2020, direncanakan diperluas pada beberapa provinsi lainnya yang memiliki potensi pengelolaan lahan rawa guna peningkatan Indeks Pertanam (IP) dan provitas padi," jelas Sarwo Edhy.

Purwanto selaku Ketua Gapoktan Kolam Kiri Dalam 1, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kementerian Pertanian terhadap Program #Serasi 2019. Hal ini diungkapkan pada areal 300 hektar telah dilakukan perbaikan infrastruktur tata kelola air pada jaringan tersier dan kuarter

"Program Serasi ini benar-benar memberikan manfaat dalam peningkatan produksi di lahan yang kami garap," kata Purwanto.

Saat ini, sebagian petaninya telah melakukan pertanaman ketiga (IP 300) dengan penggunaan benih unggul varietas Inpara 2. Dimana tahun sebelumnya, pertanaman hanya dilakukan satu kali (IP 100) dan/atau dua kali (IP 200) karena keterbatasan suplai air dari jaringan sekunder. Prakiraan produksi yang dihasilkan berkisar 4,5-5 ton per hektar dari semula hanya 2,5-3 ton per hektar.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Barito Kuala, Murniati, menyatakan Program #Serasi sangat membantu petani di wilayah Barito Kuala, dimana pada saat musim kemarau sangat kekurangan air dan pada musim hujan terjadi kebanjiran.

"Normalisasi saluran, adanya saluran konektivitas dan penyediaan gorong-gorong telah mengatasi kendala air sehingga petani dapat melakukan budidaya padi melalui peningkatan IP dan provitas," kata Muniarti.

Disampaikan pula, kendala kekurangan tenaga kerja pada pengelolaan lahan rawa, telah teratasi dengan penyediaan alsintan bantuan Kementerian Pertanian. Namun demikian, sebagai upaya antisipasi percepatan tanam dan pananganan panen di Wilayah Barito Kuala, sangat membutuhkan penyediaan alat olah tanah dan RMU.

Keberhasilan pelaksanaan Program Serasi tidak terlepas dari dukungan para penyuluh dan partisipasi TNI AD dalam melakukan pendampingan dan pengawalan baik pada proses pelaksanaan konstruksi tata kelola air maupun introduksi teknologi budidaya.

Syahrian Noor, Danramil Kecamatan Barambai (Kodam 1005) mengatakan, adanya kekompakan antar kelompok tani serta kemudahan penerimaan Petani terhadap program baru, merupakan modal keberhasilan percepatan pelaksanaan kegiatan.

Demikian juga diungkapkan M Gozali Rahman penyuluh desa setempat, Serasi berdampak terhadap peningkatan Indek Pertananaman dan peningkatan provitas.

Optimalisasi pemanfaatan lahan Serasi, sebagaimana terlihat pada areal sawah disekitarnya, dimana adanya pertanaman jagung atau jeruk serta komoditi hortikultura lainnya pada pematang sawah merupakan pola integrasi pertanaman sebagai sumber penambahan penghasilan bagi petani dari ragam komoditi yang diusahakan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergikan Program Pertanian...
Sinergikan Program Pertanian Lewat Panen Semangka Manis Bersama
Kementan: Pandemi Tak...
Kementan: Pandemi Tak Halangi Capaian Program Sikomandan
Legislator di Daerah...
Legislator di Daerah Diharapkan Turut Dukung Program Pertanian
Program Food Estate...
Program Food Estate Bisa Mulus dengan Empat Pilar Ini
Penuhi Pangan bagi 273...
Penuhi Pangan bagi 273 Juta Penduduk Indonesia, Program Food Estate Dipercepat
Riwayat Pendidikan Mentan...
Riwayat Pendidikan Mentan Amran Sulaiman Pencetus Program Petani Milenial 2024
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
59 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved