Warren Buffett Indonesia Beri Tips Investasi Saham di Tengah Isu Resesi

loading...
Warren Buffett Indonesia Beri Tips Investasi Saham di Tengah Isu Resesi
Warren Buffett Indonesia Beri Tips Investasi Saham di Tengah Isu Resesi
JAKARTA - Investor Lo Kheng Hong, atau yang dikenal sebagai Warren Buffett Indonesia, menjelaskan strategi investasinya di tengah isu resesi ekonomi tahun 2020 nanti. Menurutnya isu negatif seperti resesi ekonomi dunia akan selalu muncul, namun belum tentu terbukti pasti terulang setiap 10 tahun.

"Hari esok adalah misteri. Tidak ada yang bisa pastikan. Justru momen suku bunga turun ini akan sangat bagus untuk beli saham," ujar Lo Kheng Hong saat jadi pembicara di Capital Market Summit & Expo 2019 di Jakarta.

Menurutnya di saat tidak menguntungkan atau pasar modal lagi tren turun adalah waktu membeli saham. Saat tren saham naik kemungkinan dari 600 lebih emiten hanya ada 6 saham yang bagus dan murah. Namun sebaliknya saat pasar lagi bearish sangat mudah menemukan saham bagus dan murah.

"Saya akan terus cari saham yang bagus dan undervalue. Pasti tetap saya beli. Khususnya untuk rasio PE di bawah 5 kali dan PBV di bawah 1 kali. Hari esok adalah misteri," ujarnya.



Dia mengingatkan, untuk selalu mencari saham yang bagus dan murah. Resiko untuk saham bagus tapi valuasi tinggi, maka akan ada potensi harganya turun sehingga investor harus cari saham yang bagus dan murah. "Kalau sudah bagus dan murah, tapi turun itu berarti 'diskon' dan beli lebih banyak. Kita harus selalu berpikir positif saja," ujarnya.

Menurutnya keuntungan berinvestasi di pasar modal Indonesia terbukti menguntungkan. Dirinya telah membuktikan berhasil menjadi triliuner tanpa memiliki kantor, karyawan, bos, ataupun hutang. Strateginya berinvestasi sangat sederhana dengan membaca laporan keuangan di koran setiap pagi, mengumpulkan berita tentang emiten, dan itu dilakukan rutin setiap pagi di halaman rumahnya.

Semua itu dilakukan dengan sabar dan telaten. "Tidak usah kerja keras cukup jadi sleeping shareholders. Saya menabung saham saja. Jangan mau jadi koruptor, karena pasti kalah kaya dibandingkan investor," tambahnya.



Sekarang menurutnya informasi sangat mudah didapat tidak seperti zaman dulu. Website BEI sekarang sangat mudah diakses dan tidak lagi menghabiskan waktu. Informasi di media juga sangat dibutuhkannya.
halaman ke-1 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top