Industri Berbasis Ramah Lingkungan Dikembangkan Taiwan

Selasa, 27 Agustus 2019 - 13:42 WIB
Industri Berbasis Ramah...
Industri Berbasis Ramah Lingkungan Dikembangkan Taiwan
A A A
TAIPE - Sektor Industri Taiwan menekankan komitmen untuk terus mengurangi kadar emisi karbon yang bisa merusak lingkungan di beberapa proyek. Dalam hal ini, Taiwan pun terus meningkatkan penggunaaan energi terbarukan di sektorn industri.

Kepala Badan Peneliti Industri Ramah Lingkungan Lien Chen An mengatakan, pemerintah saat ini terus memperbahurui regulasi dan aturan pemanfaatan industri berbasis ramah lingkungan. Aturan ini dilakukan agar para industri menggunakan sektor energi terbarukan agar tidak merusak lingkungan yang saat ini menjadi masalah utama di beberapa negara Asia lainnya.

"Dalam hal ini Taiwan terus menerus melakukan perubahan regulasi dan aturan dalam memanfaatakan enegi terbarukan kita pun sudah menginstruksi kepada sektornindust untuk menggunakan energi terbarukan di negara kita dan ini menjadi suatu komitmen kita, " ujar Lien Chen di Taiwan, Selasa (27/8/2019).

Dia menambahkan, pemanfaatan energi terbarukan ini akan dilakukan secara bertahap. Dalam hal ini, penggunaan energi terbarukan di Taiwan akan mencapai 20 % pada tahun 2025.

"Taiwan aktif mencurahkan untuk program transformasi energi. pada tahun 2025 taiwan akan mencapai struktur pembangkit listrik energi terbarukan 20% yang mengharapkan mencapai hasil yang baik dan digerakkan oleh industri," jelasnya.

Menurutnya dengan pemanfaatan energi terbarukan ini akan menghemat biaya beban produksi di industri. Dia pun menyebutkan keuntungan penggunaan energi terbarukan bakal menyumbang besar terhadap ekonomi Taiwan.

"Kita melihat banyak untung-untung yang bisa didapatkan oleh pemanfaaatan energi terbarukan ini karena ekonomi akan tumbuh dan meningkat dengan penggunaan energi berbasis ramah lingkungan. Ini merupakan sesuatu transformasi energi yang bisa kita lakukan," terang Lien.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Update Gempa Taiwan:...
Update Gempa Taiwan: 4 Orang tewas, 711 Terluka
Tri-Mountain Multiple...
Tri-Mountain Multiple Surprise Hadirkan Destinasi Slow Travel di Taiwan
Jelang Libur Imlek,...
Jelang Libur Imlek, Pasukan Militer Taiwan Pamer Kesiapan Tempur
Promosikan Pariwisata,...
Promosikan Pariwisata, Taiwan Hadirkan #KejarMobilTaiwan di Indonesia
Taiwan Ikut Berikan...
Taiwan Ikut Berikan Sanksi Ekonomi kepada Rusia
Hadapi Militer China,...
Hadapi Militer China, Taiwan Mulai Pembangunan Kapal Selam Baru
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
13 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
28 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved