Direksi Garudafood Kenalkan Produk Baru Chocolatos Moccacino

Senin, 02 September 2019 - 07:23 WIB
Direksi Garudafood Kenalkan...
Direksi Garudafood Kenalkan Produk Baru Chocolatos Moccacino
A A A
JAKARTA - Garudafood memperkenalkan varian baru minuman Chocolatos Moccacino. Minuman ini diperkenalkan untuk meramaikan pasar minuman serbuk kopi di Indonesia dan memenuhi kebutuhan konsumen.

Dalam rangka launching produk terbaru dari Chocolatos yakni Chocolatos Moccacino untuk kategori minuman serbuk kopi Ready to Serve (RTS), Manajemen PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk mengajak para manajernya untuk turun langsung menyapa pelanggan di beberapa lokasi yang tersebar di wilayah DKI Jakarta dan Tangerang.

Kegiatan yang bertajuk ‘Garudafood Customer Connection (GCC) Day 2019 ’ ini rutin dilakukan untuk membangun kedekatan emosional serta mengetahui umpan balik dari para pelanggan Garudafood.

Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan terhadap peningkatan kualitas produk dan pelayanan bagi para pelanggannya.

“Kami memperkenalkan langsung produk baru Chocolatos Moccacino ke para pemilik toko untuk mendapatkan umpan balik dari mereka mengenai produk ini, bagaimana rasa produknya, apakah kemasannya menarik dan apakah rasa Chocolatos Moccacino ini dapat memenuhi harapan pelanggan," ujar Managing Director Garudafood Fransiskus Johny Soegiarto di Jakarta, Minggu (1/9/2019).

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, karyawan internalnya pundapat merasakan langsung bagaimana proses bisnis produk Garudafood di hilir.

Marketing Director PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk Ferry Haryanto menambahkan, Chocolatos Moccacino merupakan varian baru dari chocolatos untuk kategori minuman serbuk (RTS) paduan rasa cokelat asli Italia dan kopi.

Chocolatos Moccacino dapat disajikan panas atau dingin dan dinikmati setelah lelah bekerja maupun aktivitas lainnya.

"Kami melihat potensi minuman kopi di Indonesia semakin berkembang dengan hmeluncurkan Chocolatos Moccacino yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Indonesia yang suka ‘ngopi’," ungkapnya.

Dalam kegiatan ini para Manajer dan Direksi, diminta untuk untuk dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan dan melakukan sesi wawancara singkat untuk melengkapi kuisioner yang bertujuan untuk mendapatkan insight terhadap produk mereka.

Selain itu, katanya, ini juga sebagai metode random samplings untuk mengetahui reaksi pasar terhadap produk terbaru ini, apa kebutuhan konsumen, daya beli konsumen, peluang pasar hingga penetrasi produk makanan dan minuman di area penjualan mereka.

"Untuk ke depannya kami dapat meningkatkan pelayanan serta kualitas produk kami dan semakin menciptakan produk-produk yang inovatif," jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri F&B Melaju...
Industri F&B Melaju Pesat, LNK Jawab Tantangan Lewat Fasilitas Inovatif
Kinerja Industri Minuman...
Kinerja Industri Minuman Tahun 2023 Serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman Indonesia: Melaju Pesat, Siap Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman Lakukan Inovasi Antisipasi Pandemi
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman 'Dimasak' Menuju Transformasi Digital
25 Tahun Berkiprah,...
25 Tahun Berkiprah, Foodex Fokus Kembangkan Cita Rasa Nusantara
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
6 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
6 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
6 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
7 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
7 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
7 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved