Kilang Arab Saudi Diserang Drone, Pasokan Minyak ke Indonesia Tak Terganggu

Senin, 16 September 2019 - 16:30 WIB
Kilang Arab Saudi Diserang...
Kilang Arab Saudi Diserang Drone, Pasokan Minyak ke Indonesia Tak Terganggu
A A A
JAKARTA - Pemerintah memastikan serangan pada fasilitas kilang minyak milik Saudi Aramco di Arab Saudi akhir pekan lalu tidak berpengaruh terhadap pasokan minyak mentah negara itu ke Indonesia.

Impor minyak mentah dari Arab Saudi tercatat sebesar 110.000 barel per hari (bph), relatif kecil jika dibandingkan total produksi dari fasilitas kilang Saudi Aramco yang mencapai 13,6 juta bph.

"Tidak terganggu, karena impor kita dari sana itu cuma 110.000 bph sedangkan produksi Saudi Aramco 13,6 juta bph. Akibat dari kejadian itu produksi Saudi Aramco yang terganggu 5,7 juta bph, artinya masih sisa 7,9 juta bph," papar Plt. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (16/9/2019).

Menurut dia Saudi Aramco tetap akan memenuhi komitmen ekspor bagi negara-negara yang sudah berkontrak. Apalagi produksi minyak dari Saudi Aramco masih cukup untuk memenuhi komitmen impor dari Indonesia. "Jadi logikanya produksi dari fasilitas yang terganggu otomatis dihentikan tetapi komitmen dengan yang lain tetap harus dipenuhi," jelasnya.

Kendati demikian, pemerintah tetap menyiapkan pengamanan pasokan minyak di dalam negeri guna mengantisipasi apabila terjadi gangguan dari luar. Pemerintah berencana membeli minyak perdana bagian dari ExxonMobil di Blok Cepu sebesar 600.000 barel. Rencananya pembelian perdana akan dilakukan pada 20 September 2019 mendatang.

"Kalau nanti ada gangguan kita akan beli minyak dari ExxonMobil di Cepu. Di situ ada bagian Exxon, nanti kita beli minyaknya Exxon kalau itu terganggu," ujar Djoko.

Hal senada juga dikatakan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto. Menurut dia serangan kilang minyak Saudi Aramco tidak berpengaruh signifikan terhadap ekspor minyak mentah ke Indonesia. "Kalau impor kan sudah komitmen tertentu dan saya kira tidak ada masalah. Tinggal masalahnya terkait harga saja," tandas dia.

Ia memperkirakan gejolak yang ditimbulkan dari kebakaran fasilitas kilang milik Saudi Aramco tidak berpengaruh besar terhadap naiknya harga minyak dunia. Mantan direktur utama Pertamina tersebut memprediksi naiknya harga minyak dunia akibat gejolak politik di Timur Tengah tersebut tidak bertahan lama. "Ini kan kebakaran dari fasilitas penyimpanan, kalau diperbaiki akan kembali normal. Kalau dilihat dari kenaikan juga tidak banyak," kata dia.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman memastikan Saudi Aramco masih tetap berkomitmen memberikan kuota eskpor ke Indonesia. Adapun komitmen tersebut telah disampaikan pihak Saudi Aramco kepada Pertamina. "Kita sudah komunikasi intens dengan mereka bahwa tidak ada dampak apa-apa. Sampai sekarang mereka optimis tidak ada penjadwalan ulang," ungkap Fajriyah.

Fajriyah juga memastikan cadangan minyak masih dalam kondisi aman karema kegiatan impor minyak tidak hanya bergantung dari Saudi Aramco. Bahkan sebentar lagi Pertamina akan mendapatkan pasokan minyak mentah dari ExxonMobil di Blok Cepu. "Untuk produk kita dari mana-mana, kita ngambil dari banyak tempat. Ada memang dari Arab Saudi tapi tidak signifikan," kata dia.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Serang Depot Minyak...
Serang Depot Minyak Arab Saudi, Houthi Panen Kecaman
Iran Bakar Kilang Minyak...
Iran Bakar Kilang Minyak Saudi Aramco, Pasokan Energi Global Terancam
Serangan Iran Pangkas...
Serangan Iran Pangkas Produksi Minyak Saudi 600.000 Barel per Hari
Aramco Batal Bangun...
Aramco Batal Bangun Cilacap, Pertamina Cari Mitra Baru
Kilang Minyak Aramco...
Kilang Minyak Aramco Dihujani Rudal Iran, Menlu Saudi: Kerajaan Berhak Ambil Opsi Militer
Dubes Arab Saudi Bongkar...
Dubes Arab Saudi Bongkar Alasan Saudi Aramco Cabut dari Proyek Kilang Pertamina
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
2 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
3 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
3 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved