Harga Minyak Mentah Dunia Naik Tipis Usai Mengalami Turbulensi

Kamis, 19 September 2019 - 11:58 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Naik Tipis Usai Mengalami Turbulensi
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia naik tipis pada awal perdagangan Asia hari ini, setelah beberapa hari terakhir mengalami turbulensi seiring serangan drone terhadap fasilitas minyak terbesar milik Arab Saudi. Meski begitu pasar sedikit lebih tenang dengan jaminan dari Saudi yang akan memulihkan produksi mereka secara penuh, di akhir September.

Pada perdagangan, Kamis (19/9/2019) seperti dilansir Reuters, memperlihatkan harga minyak mentah berjangka Brent mengalami kenaikan sebesar 8 sen menjadi USD63,68 per barel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik lebih tinggi 12 sen ke posisi USD58,23 per barel.

Laju harga minyak setelah turun 2% pada Rabu dan terjun 14% di awal pekan, kembali mulai pulih setelah Arab Saudi menetapkan target pemulihan pasokan pasca serangan drone ke fasilitas kilang Aramco. Arab Saudi, yang merupakan pengekspor minyak terkemuka dunia mengatakan serangan yang melumpuhkan kilang minyaknya "tidak diragukan lagi disponsori" oleh rivalnya Iran.

Sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan, ada banyak pilihan selain perang dengan Iran dan Ia menambahkan telah memerintahkan Departemen Keuangan AS untuk "secara substansial meningkatkan sanksi" terhadap Teheran."Harga mungkin telah menemukan keseimbangan untuk saat ini," kata Michael McCarthy, kepala analis pasar di CMC Markets di Sydney.

Menurutnya pemulihan cepat dalam produksi minyak Saudi akan mengkonfirmasi gangguan hanya bersifat sementara. Sementara itu perusahaan analitik minyak Kayrros memperkirakan Arab Saudi kehilangan sekitar 3,4 juta barel per hari (bpd) output minyak setelah persediaan minyak mentah turun hampir 10 juta barel pada 16 September dibandingkan dengan sebelum serangan.

Namun, kepala Badan Energi Internasional mengatakan, bahwa pihaknya tidak melihat kebutuhan untuk melepaskan stok minyak darurat karena pasar dipasok dengan baik. Ketika ketegangan di Timur Tengah tetap meningkat, tanggapan Gedung Putih terhadap Saudi yang mendapatkan bukti seputar keterlibatan Iran dalam serangan-serangan itu menunjuk pada pendekatan yang lebih terukur dalam menangani masalah-masalah kawasan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
4 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
5 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
6 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
6 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
6 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved