Darmin Sebut Pelonggaran LTV untuk Dongkrak Daya Beli

Jum'at, 20 September 2019 - 17:06 WIB
Darmin Sebut Pelonggaran...
Darmin Sebut Pelonggaran LTV untuk Dongkrak Daya Beli
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah melonggarkan rasio pinjaman dari total aset dengan menaikkan Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) bagi kredit properti sebesar 5% dan kredit kendaraan bermotor sebesar 5-10%.Dengan relaksasi LTV tersebut, maka uang muka kredit properti dan kendaraan bermotor akan berkurang masing-masing sebesar 5% dan 5-10%.

Pelonggaran LTV/FTV ini berlaku efektif sejak 2 Desember 2019. Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, kebijakan tersebut diperlukan untuk mendorong daya beli masyarakat di tengah pelemahan ekonomi secara global.

"Intinya perlu ada kemudahan fasilitas supaya daya beli, kemampuan, affordability naik. Sebenarnya bukan perumahan saja. Kita juga perlu mendorong yang lain. Apalagi pertumbuhan sedang lemah," ujar Menko Darmin di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Sambung Darmin mengatakan, relaksasi LTV berisiko kecil ke kredit macet. Perbankan akan tetap menyesuaikan rasio LTV dengan profil kredit nasabahnya. "Bank tentu cek dulu sebelum diberikan. Itu untuk meningkatkan affordability, kemampuan masyarakat untuk meminjam. Selama prudensialnya masih berjalan tidak usah terlalu khawatir," tuturnya.

Sebelumnya BI menerangkan, kelonggaran aturan pembiayaan LTV maupun FTV kredit untuk sektor properti atau KPR sebesar 5% diharapkan mampu mendorong angka permintaan sektor properti. Sambung BI menekankan relaksasi pelonggaran ini hanya berlaku untuk pembelian rumah kedua. Sementara, tidak mengatur dalam pembelian rumah pertama.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daya Beli Nelayan Jawa...
Daya Beli Nelayan Jawa Timur pada September Turun 2,08 Persen
Aliansi Kebangsaan Ingatkan...
Aliansi Kebangsaan Ingatkan Daya Beli Nasional Harus Dikelola dengan Baik
Deflasi 4 Bulan Beruntun, Berpotensi...
Deflasi 4 Bulan Beruntun, Berpotensi Timbulkan Lingkaran Setan Perlambatan ekonomi
Daya Beli Turun Saat...
Daya Beli Turun Saat Lebaran 2025, Mal Ramai Tapi Minim yang Belanja
Daya Beli Masyarakat...
Daya Beli Masyarakat Berkurang, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Menurun
Daya Beli Masyarakat...
Daya Beli Masyarakat Membaik, Adira Finance Catatkan Kinerja Positif per September 2022
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
1 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
2 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
2 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
4 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
5 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
6 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved