Pelonggaran LTV Tidak Cukup, Perbankan Masih Tahan Penyaluran Kredit

Minggu, 22 September 2019 - 17:54 WIB
Pelonggaran LTV Tidak...
Pelonggaran LTV Tidak Cukup, Perbankan Masih Tahan Penyaluran Kredit
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef, Bhima Yudishtira, mengatakan pelonggaran aturan pembiayaan loan to value (LTV) maupun financing to value (FTV) kredit properti sebesar 5% masih membuat perbankan menahan ekpansi penyaluran kredit perumahaan rakyat.

"Pelonggaran LTV tanpa disertai operasi pelonggaran likuiditas yang signifikan akan membuat bank menahan untuk ekspansi penyaluran KPR," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (22/9/2019).

Dia menambahkan dari sisi permintaan akan melambat karena tekanan daya beli khususnya kelas menengah. Kata dia, meski uang muka KPR-nya turun, tapi kemampuan mencicil pokok dan membayar bunga masih jadi hambatan utama.

"Bank Indonesia sudah mencoba longgarkan LTV tapi pertumbuhan kredit properti malah melambat. Jadi harus dikaji ulang apakah stimulus dengan pelonggaran LTV ini sudah tepat ditengah tekanan dari sisi likuiditas bank dan permintaan kredit yang lesu," jelasnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) melonggarkan aturan pembiayaan LTV maupun FTV kredit properti sebesar 5%, sehingga uang muka (down payment/DP) yang harus dibayarkan pembeli menjadi lebih kecil. Aturan baru ini pun akan mulai berlaku pada 2 Desember 2019 mendatang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinanti Milenial, KPR...
Dinanti Milenial, KPR Rent To Own Akhirnya Meluncur
Perayaan HUT ke 44,...
Perayaan HUT ke 44, BTN Kucurkan Kredit Rp317 Triliun
KPR Tapera BTN Gulirkan...
KPR Tapera BTN Gulirkan Kredit Pemilikan Rumah untuk ASN
Skema Rent to Own Digagas...
Skema Rent to Own Digagas Agar Masyarakat Mudah Miliki Rumah
5 Penyebab Utama KPR...
5 Penyebab Utama KPR Ditolak oleh Bank, Apa Saja?
BTN Berkomitmen Sukseskan...
BTN Berkomitmen Sukseskan Program Sejuta Rumah
Berita Terkini
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
6 menit yang lalu
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
24 menit yang lalu
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
3 jam yang lalu
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved