Sri Mulyani: Indonesia Lima Besar Dunia Sebagai Pencetak Startup

Selasa, 24 September 2019 - 13:36 WIB
Sri Mulyani: Indonesia...
Sri Mulyani: Indonesia Lima Besar Dunia Sebagai Pencetak Startup
A A A
JAKARTA - Perkembangan pesat perusahaan startup di Indonesia menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah mendapatkan pengakuan di dunia. Seperti diketahui industri startup Tanah Air terus tumbuh, bahkan beberapa di antaranya telah menjelma sebagai unicorn alias perusahaan rintisan yang memiliki kapitalisasi di atas USD1 miliar.

Menjamurnya bisnis startup selama satu dekade yang lekat dengan inovasi dan lteknologi ini seolah menjadi senjata baru penggerak ekonomi suatu negara. Lebih lanjut Sri Mulyani menerangkan startup yang dimiliki menjadikan Indonesia berada di peringkat kelima terbesar di dunia. Hal ini dikarenakan kemajuan startup buatan Indonesia yang penuh dengan inovatif.

"Indonesia bisa buat ekonomi digital. Kehadiran startup seperti Grab, Traveloka, Buka lapak di era milenial ini membuat Indonesia adalah negara terbesar dengan lebih dari 2.000 startup. Yang mana masuk lima besar di dunia," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Sambung dia mengatakan, pemanfaatan teknologi memberikan dampak yang sangat baik bagi ekonomi. Pasalnya, ekonomi digital lewat pemanfaatan teknologi disaat yang sama menciptakan lapangan pekerjaan baru serta memperluas akses.

"Ini memberikan akses yang mana tadinya enggak memiliki akses. Tidak hanya akses penjualan, tapi lebih mandiri dan bisa menghasilkan penghasilan tetap," jelasnya.

Dia menegaskan, dalam upaya terus mendorong kemajuan startup pihaknya akan membenahi regulasi mengenai infrastruktur untuk perkembangan Unicorn di Indonesia. Pasalnya, startup Indonesia memiliki kreativitas tinggi dan menjadi bukti inovasi anak-anak muda Indonesia.

"Kita terus memperbaiki ekosistem startup di Indonesia, termasuk dari sisi perpajakan. Hal ini penting agar ke depan Unicorn Indonesia terus bertambah," tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dominasi E-Commerce...
Dominasi E-Commerce di Ekonomi Digital Indonesia
50% Startup Digital...
50% Startup Digital Mampu Bertahan di Tengah Krisis
Dukung PPKM Darurat,...
Dukung PPKM Darurat, PrivyID Berikan Ekstra Gratis Tanda Tangan Digital
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Jadi Negara ke-6 Terbanyak...
Jadi Negara ke-6 Terbanyak Startup, Pemerintah Sasar Pasar Ekonomi Digital 110 Miliar USD
China dan AS Masih Menjadi...
China dan AS Masih Menjadi Raja Ekonomi Digital Global
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved